Beritaidn.com - Situasi keamanan di sejumlah sekolah Italia menjadi perhatian setelah ratusan lembaga pendidikan menerima email berisi ancaman bom.
Sebanyak 271 sekolah dilaporkan mendapatkan pesan serupa dalam waktu bersamaan.
Ancaman tersebut menyebut adanya bahan peledak yang diklaim telah ditempatkan di dalam gedung sekolah dengan menggunakan alat pemicu jarak jauh.
Dari jumlah tersebut, delapan sekolah berada di Roma dan langsung menjadi bagian dari pemeriksaan keamanan.
Pihak berwenang mengambil langkah pencegahan dengan melibatkan tim khusus untuk memastikan tidak terdapat bahan berbahaya di lingkungan pendidikan.
Isi email yang diterima sekolah menyebutkan bahwa pengirim telah menempatkan kantong plastik berisi bahan peledak di dalam gedung.
Baca Juga: Jadi Atasan Bukan Berarti Bebas Bertindak, Dugaan Penganiayaan Prajurit TNI Diusut
Pesan tersebut juga menyatakan bahwa benda berbahaya itu dilengkapi alat pemicu jarak jauh.
Ancaman semacam ini membuat pihak sekolah harus segera mengambil tindakan karena keselamatan siswa menjadi prioritas utama.
Anna Fucile, kepala lembaga pendidikan terpadu Giovanni Cagliero dan Sekolah Dasar Gianni Rodari, mengungkapkan bahwa ancaman yang diterima memiliki isi sangat serius.
Baca Juga: Rekrutmen TNI AD 2027 Dibuka, Modalnya Semangat Bukan Uang Pelicin
Karena itu, ia langsung mengaktifkan prosedur darurat serta rencana evakuasi anak-anak.
Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan adanya benda berbahaya di lingkungan sekolah.