Jumat, 30 Oktober 2026

Presiden Prabowo Sebut Juara FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai Sejarah Baru Indonesia

Photo Author
Glowor, Beritaidn.com
- Selasa, 6 Oktober 2026 | 09:50 WIB
Presiden Prabowo Sebut Juara FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai Sejarah Baru Indonesia (ilustrasi/Beritaonline.co)
Presiden Prabowo Sebut Juara FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai Sejarah Baru Indonesia (ilustrasi/Beritaonline.co)

 

 

Beritaonline.co - Presiden Prabowo Subianto menyebut keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai pencapaian bersejarah.

Prabowo menilai kemenangan atas Thailand menunjukkan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain hingga detik-detik terakhir pertandingan.

Prabowo menyampaikan hal tersebut setelah menyaksikan langsung pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam.

Kepala Negara mengaku bangga dan bersyukur melihat perjuangan skuad Garuda dalam pertandingan yang berlangsung dramatis tersebut.

Baca Juga: Hampir Empat Dekade Menanti, Indonesia Akhirnya Angkat Trofi Lagi di SUGBK

Menurut Prabowo, keberhasilan Indonesia menjadi juara dapat menjadi momentum penting dalam perjalanan sepak bola nasional.

Ia juga menyebut kemenangan tersebut kemungkinan menjadi yang pertama bagi Indonesia sebagai juara dalam pertandingan FIFA antarbangsa.

"Saya kira membanggakan, dan ini contoh ya, contoh semangat tidak mengenal menyerah. Dan kita bisa berhasil, dan ini mungkin pertama kali dalam sejarah ya, kita menang pertandingan FIFA antarbangsa," kata Prabowo seusai pertandingan.

Presiden juga mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang tidak menyerah meski pertandingan berlangsung hingga babak tambahan dan adu penalti.

Baca Juga: TNI adalah Tentara Rakyat, Bukan Tentara yang Merasa Paling Hebat

Prabowo menilai semangat tersebut menjadi salah satu kunci keberhasilan Indonesia dalam menghadapi Thailand.

"Ya, kita gembira, kita bersyukur, kita bangga perjuangan tim kita, ya. Mereka tidak menyerah sampai detik-detik terakhir," ujarnya.

Pertandingan final sendiri berlangsung sangat ketat. Indonesia baru mampu membuka keunggulan pada menit ke-84 melalui Dean James.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Thailand berhasil menyamakan kedudukan dua menit kemudian melalui Iklas Sanron.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Glowor

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X