Baca Juga: Bandara Ngurah Rai Bakal Gelar Simulasi Darurat, Penumpang Diminta Tetap Tenang
Dengan demikian, 13 objek terapung yang ditemukan selama operasi tidak dapat dijadikan petunjuk keberadaan rombongan jurnalis dan kru kapal.
Meski operasi SAR gabungan telah dihentikan, pemerintah daerah dan Basarnas memastikan peluang untuk kembali melakukan pencarian masih terbuka.
Operasi pencarian dan evakuasi dapat dibuka sewaktu-waktu apabila muncul petunjuk baru yang dapat diverifikasi.
Laporan masyarakat juga tetap dapat ditindaklanjuti apabila telah terkonfirmasi dan memiliki informasi yang berkaitan dengan keberadaan korban ataupun kapal yang dicari.
Baca Juga: Pencarian KM Arupadatu I Hari Kesembilan Dipersempit, SAR Bagi Selat Sunda Jadi 8 Sektor
Andra Soni menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah menjalankan operasi pencarian selama 10 hari.
Ia juga memberikan penghargaan kepada insan pers yang terus mengikuti perkembangan pencarian dan membantu mengawal informasi mengenai operasi kemanusiaan tersebut.
Menurut Andra, informasi baru yang dapat ditindaklanjuti masih diharapkan muncul setelah operasi dihentikan.
Pemerintah dan Basarnas akan tetap memperhatikan setiap petunjuk yang terkonfirmasi.
"Semoga kita mendapatkan informasi yang bisa kita tindak lanjuti dan terima kasih kepada rekan media yang 10 hari ini terus membantu operasi ini," kata Andra.
Pernyataan tersebut disampaikan sekaligus saat menutup konferensi pers yang menandai penghentian operasi SAR gabungan KM Arupadatu I.***