nasional

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka, Jaringan Teror Diduga Main Lintas Provinsi

Senin, 5 Oktober 2026 | 04:36 WIB
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka, Jaringan Teror Diduga Main Lintas Provinsi (Beritaonline.co - ilustrasi)

Salah satu pola yang ditemukan adalah pertemuan secara daring yang menghubungkan sejumlah pendukung Daulah Islamiyah dari beberapa daerah.

Baca Juga: Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen Sehari Setelah Suyudi Resmi Jadi Kapolri

Mulai dari indoktrinasi, konsolidasi jaringan, sampai aktivitas pembinaan diduga dilakukan melalui pertemuan virtual.

Teknologi memang bisa dipakai untuk banyak hal. Bisa untuk belajar, kerja, rapat, sampai ngobrol dengan teman.

Namun, dalam kasus ini, penyidik menduga ruang digital juga dimanfaatkan untuk aktivitas yang berkaitan dengan jaringan terorisme.

Jadi, bukan berarti setiap meeting online itu mencurigakan. Yang menjadi perhatian adalah dugaan isi, tujuan, dan keterkaitan aktivitas tersebut dengan jaringan terorisme.

Baca Juga: Densus 88 Gerak Cepat, 3 Terduga Teroris Ditangkap di Sulawesi Tengah

Densus 88 juga menemukan dugaan kegiatan pelatihan yang dilakukan sebagian tersangka.

Kegiatan tersebut antara lain berupa latihan fisik, menembak, serta pelatihan lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas militansi terorisme.

Namun, proses penyidikan masih terus berjalan untuk memastikan seluruh fakta dan keterkaitan masing-masing pihak.

Mayndra mengatakan penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terhubung dengan para tersangka.

Baca Juga: Listyo Sigit Lepas Jabatan Kapolri, Suyudi Resmi Pegang Tongkat Komando

“Penyidik akan mendalami barang bukti yang ditemukan serta keterhubungan masing-masing tersangka dengan individu maupun jaringan lain,” ujarnya.

Mayndra menegaskan, penegakan hukum tersebut merupakan bagian dari upaya Polri melakukan deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi aksi terorisme.

Upaya tersebut mencakup pencegahan terhadap konsolidasi, propaganda, rekrutmen, pembinaan, hingga peningkatan kemampuan yang berpotensi berkembang menjadi tindakan kekerasan.

Halaman:

Tags

Terkini