nasional

TNI adalah Tentara Rakyat, Bukan Tentara yang Merasa Paling Hebat

Senin, 5 Oktober 2026 | 15:05 WIB
TNI adalah Tentara Rakyat, Bukan Tentara yang Merasa Paling Hebat (Beritaonline.co - ilustrasi)

Namun, kebebasan tetap memiliki aturan. Jangan sampai demokrasi dipahami sebagai tiket untuk melakukan apa saja tanpa batas.

Dalam menghadapi berbagai karakter masyarakat, prajurit TNI juga dituntut tetap sabar dan tidak mudah terpancing emosi.

Baca Juga: Mendagri Tito Karnavian Makan Liwet Bareng Sopir Truk Sebelum Antar 500 Ribu Genteng

Sikap disiplin, taat aturan, tidak arogan, serta mampu menempatkan diri sebagai Tentara Rakyat menjadi kunci agar berbagai persoalan dapat dihindari.

Kadang, respons paling keren bukan yang paling keras, tetapi yang paling bisa mengendalikan diri.

Untuk mendapatkan pengakuan sebagai Tentara Rakyat, TNI sebenarnya tidak perlu terlalu banyak bicara.

Cukup tunjukkan melalui tindakan sehari-hari.

Sikap ramah, sopan, sederhana, membantu masyarakat, tidak merugikan rakyat, serta menjadi contoh dalam kehidupan sosial jauh lebih berbicara daripada sekadar slogan.

Setiap prajurit adalah representasi TNI di tengah masyarakat. Apa yang dilakukan seorang prajurit bisa menjadi catatan tersendiri di hati rakyat.

Karena itu, menjadi Tentara Rakyat bukan sekadar memakai seragam TNI.

Lebih dari itu, seorang prajurit harus mampu menunjukkan bahwa dirinya berasal dari rakyat, bekerja untuk rakyat, dan selalu siap membantu rakyat.

Pada akhirnya, kekuatan TNI bukan hanya soal kemampuan pertahanan, persenjataan, atau kedisiplinan pasukan. Ada satu hal yang juga sangat penting: kepercayaan rakyat.

Tentara Rakyat harus dicintai rakyat dan benar-benar dirasakan sebagai milik rakyat. Sebab, semakin dekat TNI dengan rakyat, semakin kuat pula hubungan yang menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa Indonesia.***

Halaman:

Tags

Terkini