Baca Juga: Setelah CLICK, Jisoo Lanjutkan Perjalanan Solo dengan Single ADDICTED
Dalam survei tersebut, tingkat kepuasan publik hanya mencapai 31,3 persen.
Taufik menyebut berbagai bencana yang melanda Indonesia, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menjadi perhatian masyarakat.
Dampak kebakaran bahkan disebut meluas hingga negara-negara tetangga akibat kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian.
"Serangkaian bencana yang melanda Indonesia hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi sorotan publik. Bahkan, dampaknya dirasakan hingga ke negara-negara tetangga dengan kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian," ujarnya.
Rendahnya angka kepuasan tersebut menjadi catatan penting bagi pemerintah. Sebab, persoalan lingkungan dan bencana bukan sekadar urusan penanganan ketika masalah sudah terjadi, tetapi juga membutuhkan pencegahan dan kesiapsiagaan.
Baca Juga: Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Siswa Pekanbaru Belajar dari Rumah
Rapor Pemerintahan: Ada yang Memuaskan, Ada yang Harus Dikebut
Secara keseluruhan, survei IndocPolls mencatat 57,4 persen masyarakat merasa puas terhadap jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran selama dua tahun.
Hasil tersebut memperlihatkan adanya sektor yang mendapatkan apresiasi publik, khususnya pertahanan dan keamanan serta penegakan hukum.
Namun, pekerjaan rumah pemerintah juga masih cukup banyak. Ekonomi, lingkungan hidup, dan penanganan bencana menjadi sektor yang membutuhkan perhatian lebih serius.
Ibarat rapor sekolah, ada mata pelajaran yang sudah mendapat nilai bagus, tetapi ada juga yang masih harus mengikuti remedial.
Pemerintah kini ditantang bukan hanya mempertahankan capaian positif, tetapi juga membuktikan perbaikan nyata di sektor yang masih mendapat penilaian rendah dari masyarakat.***