Pada pertandingan berikutnya, Sashenka kembali bertemu dengan Kwak Yuju.
Kali ini, ia mampu membalas kekalahan sebelumnya dengan mengamankan dua poin dan mempertahankan keunggulan hingga pertandingan selesai.
Kemenangan tersebut memastikan langkahnya menuju perebutan medali perunggu.
Dalam pertandingan penentuan, Sashenka berhadapan dengan judoka Aljazair, Dounia Berrahoual.
Baca Juga: Jadi Atasan Bukan Berarti Bebas Bertindak, Dugaan Penganiayaan Prajurit TNI Diusut
Kedua atlet tampil disiplin dan berhati-hati dalam membangun serangan sehingga pertandingan berlangsung cukup ketat.
Sashenka akhirnya berhasil mencetak waza-ari ketika waktu pertandingan tersisa satu menit 20 detik.
Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga laga berakhir dan memastikan medali perunggu untuk Indonesia.
Ia mengungkapkan sempat mengalami tekanan setelah kalah pada pertandingan pertama.
Baca Juga: Ubed Bidik Hasil Maksimal di Korea Open 2026, Meski Kondisi Fisik Belum Pulih
Namun, dirinya berusaha mengendalikan diri dan kembali berkonsentrasi menghadapi lawan berikutnya.
Chef de Mission Tim Indonesia, Ita Yuliati, menyampaikan kebanggaannya atas perjuangan Sashenka.
Menurutnya, atlet muda tersebut telah menunjukkan keberanian, kedisiplinan, dan semangat bertanding meskipun harus melewati pertandingan yang tidak mudah.
Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, turut mengapresiasi pencapaian bersejarah tersebut.
Artikel Terkait
Alexander Zverev Hancurkan Arthur Fery dan Melaju ke Semifinal Erste Bank Open 2026
Alex Marquez Rebut Pole Position MotoGP Malaysia 2026, Kalahkan Marc Marquez di Sepang
Pesta Enam Gol ke Gawang Alaves, Barcelona Rebut Kembali Puncak Klasemen Liga Spanyol