Beritaonline.co - Pertunjukan teater yang seharusnya menjadi hiburan bagi masyarakat berubah menjadi tragedi mengerikan.
Kebakaran melanda Iroquois Theatre di Chicago, Illinois, Amerika Serikat, pada 30 Desember 1903, ketika ratusan penonton tengah menikmati pertunjukan.
Peristiwa tersebut tercatat sebagai salah satu bencana kebakaran gedung pertunjukan paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat.
Api yang muncul di dalam gedung menyebar begitu cepat, membuat penonton menghadapi situasi darurat dalam waktu singkat.
Baca Juga: Dari Stres ke Penjara: Coba 2 Minggu, Jule Langsung Jadi Berita Narkoba
Mengutip disertasi berjudul The Iroquois Theatre Fire: Chicago's Other Great Fire karya Andrew M. Hayes, kebakaran terjadi pada sore hari, sekitar pukul 15.00 waktu setempat.
Saat itu, Iroquois Theatre dipenuhi pengunjung yang datang untuk menyaksikan pertunjukan.
Suasana gedung yang padat menjadi salah satu faktor yang memperburuk keadaan ketika api mulai berkobar.
Penonton yang sebelumnya menikmati jalannya pertunjukan mendadak harus berhadapan dengan kobaran api yang meluas di dalam bangunan.
Baca Juga: Pemerintah India Susun Ulang CBFC: 18 Anggota Baru, Harapan Baru bagi Dunia Sinema
Kebakaran bermula dari satu titik api di dalam gedung teater. Namun, api dengan cepat merambat dan melalap bagian bangunan.
Dalam waktu kurang dari 15 menit, kobaran api telah menyebabkan kerusakan parah pada gedung pertunjukan tersebut.
Kecepatan penyebaran api membuat upaya penyelamatan dan pengendalian kebakaran menjadi sangat sulit.
Ratusan penonton yang berada di dalam teater harus berusaha mencari jalan keluar di tengah situasi yang penuh kepanikan.