dunia

AS Warning Warganya: Jangan ke Iran, yang Masih di Sana Diminta Segera Pergi

Senin, 21 September 2026 | 11:27 WIB
AS Warning Warganya: Jangan ke Iran, yang Masih di Sana Diminta Segera Pergi (Beritaonline.co - ilustrasi)

Beritaonline.co - Situasi di Timur Tengah kembali memanas. Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan setelah serangan kelompok Houthi ke Arab Saudi, Kedutaan Besar Virtual Amerika Serikat (AS) di Iran mengeluarkan peringatan keamanan kepada warga negaranya.

Pesannya cukup jelas: jangan pergi ke Iran dan bagi warga AS yang masih berada di sana, diminta segera meninggalkan negara tersebut.

Peringatan itu dikeluarkan ketika kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah dinilai semakin tidak menentu.

Pemerintah AS meminta warganya tidak mengambil risiko dengan melakukan perjalanan ke Iran, bahkan dengan alasan apa pun.

"Kedutaan Besar Virtual AS di Iran telah mengeluarkan peringatan keamanan yang mengimbau seluruh warga untuk tidak bepergian ke Iran 'dengan alasan apa pun' dan agar segera meninggalkan negara tersebut," demikian pernyataan Kedubes Virtual AS, seperti dilansir Al Jazeera, Senin (21/9/2026).

Baca Juga: Bukan Cuma Diproses Hukum, Polisi Bakal Cek Kondisi Psikologis Pria Penendang Wanita

Buat warga AS yang saat ini masih berada di Iran, imbauan tersebut tentu bukan sekadar pesan untuk lebih berhati-hati.

Mereka diminta segera mempertimbangkan perjalanan keluar dari negara tersebut di tengah situasi yang bisa berubah dengan cepat.

Dalam pernyataan yang dipublikasikan melalui situs resminya, Kedubes Virtual AS juga meminta seluruh warga Amerika yang berada di kawasan Timur Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan.

Salah satu hal yang perlu diantisipasi adalah kemungkinan terganggunya perjalanan. Warga AS diminta bersiap menghadapi kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara hingga gangguan operasional transportasi.

Baca Juga: Rashmika Mandanna Jadi MS Subbulakshmi, Siap Hidupkan Legenda Musik India

Dengan kata lain, kalau ada rencana bepergian ke atau dari kawasan tersebut, jangan cuma modal tiket dan koper.

Informasi terbaru dari bandara maupun maskapai penerbangan juga perlu dipantau secara berkala.

AS menyebut perkembangan konflik di Timur Tengah berpotensi berubah dengan cepat menyusul serangan kelompok Houthi ke Arab Saudi.

Halaman:

Tags

Terkini