Baca Juga: Air Terjun Blang Kolam Aceh Utara, Pesona Air Terjun Setinggi 75 Meter di Tengah Hutan Hijau
Penguasaan terhadap kota tersebut dinilai strategis karena dapat membuka jalan bagi kelompok itu untuk bergerak menuju Aden.
Aden merupakan lokasi pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional berkedudukan.
Karena itu, perkembangan situasi keamanan di Taiz memiliki arti penting dalam dinamika konflik yang berlangsung di negara tersebut.
PBB sebelumnya juga telah menyuarakan keprihatinan terhadap blokade yang terjadi di kota itu.
Baca Juga: Email Ancaman Bom Gegerkan Italia, Tim Penjinak Bom Periksa Sejumlah Sekolah di Roma
Pekan lalu, Wakil Juru Bicara PBB Shirin Yaseen menyampaikan seruan agar kelompok bersenjata Houthi segera mengakhiri blokade di Taiz.
Seruan tersebut ditujukan untuk membuka kembali akses masyarakat dan memungkinkan bantuan serta pasokan kebutuhan penting masuk ke wilayah yang terdampak konflik.
PBB menilai hambatan akses semakin memperberat kondisi warga sipil yang berada di tengah pertempuran.
Konflik di Yaman sendiri mengalami peningkatan ketegangan pada pertengahan Juli.
Saat itu, pasukan pro-pemerintah yang mendapatkan dukungan Arab Saudi menyerang bandara ibu kota ketika sebuah pesawat dari Iran yang membawa delegasi pemimpin Houthi hendak mendarat.
Kelompok Houthi kemudian menyalahkan Riyadh atas serangan tersebut.
Mereka menyatakan perang terhadap Arab Saudi dan mengumumkan pemberlakuan blokade maritim terhadap negara tersebut.
Rangkaian ketegangan itu menambah kompleksitas konflik yang berdampak terhadap kondisi keamanan dan kemanusiaan di Yaman.
Artikel Terkait
Siswa di Prancis Kembali Blokade Sekolah, Aksi Meluas ke Sejumlah Kota
Email Ancaman Bom Gegerkan Italia, Tim Penjinak Bom Periksa Sejumlah Sekolah di Roma