Situasi di Taiz menjadi salah satu gambaran bagaimana pertempuran dan pembatasan akses dapat mengancam kehidupan masyarakat sipil.
Dengan semakin tertutupnya jalur menuju kota tersebut, kebutuhan untuk membuka akses bantuan kemanusiaan dan layanan kesehatan menjadi semakin mendesak.
Hampir 250.000 warga yang kehilangan akses kesehatan kini menghadapi risiko lebih besar, terutama anak-anak di bawah lima tahun dan perempuan hamil yang membutuhkan perhatian khusus.***