Jumat, 30 Oktober 2026

QRIS Makin Ngegas! 44,86 Juta Merchant Sudah Terhubung Ekonomi Digital

Photo Author
Glowor, Beritaidn.com
- Minggu, 27 September 2026 | 15:58 WIB
QRIS Makin Ngegas! 44,86 Juta Merchant Sudah Terhubung Ekonomi Digital (Beritaonline.co - ilustrasi)
QRIS Makin Ngegas! 44,86 Juta Merchant Sudah Terhubung Ekonomi Digital (Beritaonline.co - ilustrasi)

Jadi, QRIS jangan cuma dipakai buat patungan makan bakso. Kalau dimanfaatin serius, teknologi pembayaran digital juga bisa membantu usaha berkembang.

Baca Juga: Polri Tambah 34 Jenderal Baru, Pangkat Naik Tanggung Jawab Jangan Ketinggalan

Digitalisasi pembayaran Indonesia juga tidak berhenti di dalam negeri. Melalui QRIS Antarnegara, sistem pembayaran Indonesia kini sudah terhubung dengan sejumlah negara, yakni Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.

Rencananya, konektivitas tersebut juga bakal diperluas ke Hong Kong dan Timor-Leste.

Nah, ini baru namanya jalan-jalan sambil bawa manfaat ekonomi. Orang Indonesia bisa melakukan transaksi lintas negara dengan sistem pembayaran digital yang makin terhubung.

Perluasan tersebut dinilai dapat membantu menyederhanakan transaksi, membuka peluang produk UMKM masuk ke pasar global, sekaligus mendukung sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi.

Baca Juga: BGN Hentikan Sementara SPPG Tanjungsari 1 Tulungagung Usai 198 Siswa dan Guru Alami Gangguan Pencernaan

Dalam agenda percepatan transformasi ekonomi digital, pemerintah juga membahas pentingnya sinergi kebijakan, inovasi teknologi, peningkatan produktivitas, serta penyiapan talenta digital.

Soalnya, teknologi canggih kalau manusianya kagak siap, ya sama aja kayak punya motor baru tapi kagak bisa nyalain mesinnya.

Karena itu, pengembangan talenta digital menjadi bagian penting agar ekonomi berbasis inovasi bisa terus berkembang.

Pemerintah juga mendorong pertukaran praktik terbaik teknologi dan model bisnis antarnegara.

Tujuannya supaya pengalaman dan inovasi yang sudah berhasil di satu wilayah bisa menjadi pembelajaran bagi wilayah lainnya.

Baca Juga: Bukan Sekadar Rekor, 300 Kilogram Belacan Habang Bangka Selatan Disiapkan Tembus Pasar Internasional

Penguatan ekonomi digital juga sejalan dengan RPJMN 2025–2029, yang menempatkan transformasi digital sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional.

Fokusnya mencakup pembangunan infrastruktur digital, peningkatan literasi masyarakat, serta perluasan ekonomi digital.

Kemenko Perekonomian mendorong agar konektivitas dan interoperabilitas digital terus diperkuat, baik di dalam negeri maupun lintas negara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Glowor

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X