Jumat, 30 Oktober 2026

Abdul Mu'ti Tekankan PPG Bukan Sekadar Sertifikasi, Guru Harus Mampu Menginspirasi

Photo Author
Glowor, Beritaidn.com
- Senin, 28 September 2026 | 09:28 WIB
Abdul Mu'ti Tekankan PPG Bukan Sekadar Sertifikasi, Guru Harus Mampu Menginspirasi (ilustrasi/Beritaonline.co)
Abdul Mu'ti Tekankan PPG Bukan Sekadar Sertifikasi, Guru Harus Mampu Menginspirasi (ilustrasi/Beritaonline.co)

 

Beritaonline.co - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menekankan pentingnya perubahan orientasi dalam penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Menurutnya, PPG tidak boleh hanya dipandang sebagai proses untuk mendapatkan sertifikasi, tetapi harus menjadi bagian dari pembentukan guru profesional yang mampu memberikan inspirasi kepada peserta didik.

Hal tersebut disampaikan Mu'ti dalam kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan 164 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).

Mu'ti mengajak seluruh penyelenggara PPG menjadikan program tersebut sebagai sarana untuk mencetak guru yang memiliki peran lebih luas.

Baca Juga: MagangHub 2026 Tahap 3 Dibuka, Kemnaker Dorong Perusahaan Sediakan Pengalaman Kerja Relevan

Guru diharapkan tidak hanya menjadi agen pembelajaran atau agent of learning, tetapi juga agen peradaban atau agent of civilization.

Menurutnya, guru memiliki posisi penting dalam membentuk karakter peserta didik. Keteladanan yang ditunjukkan melalui perkataan dan perilaku menjadi salah satu bagian penting dalam proses pendidikan.

“Guru yang bisa digugu dan ditiru, guru yang semua perkataannya adalah hikmah, yang semua perilakunya adalah teladan yang menginspirasi, itu yang bisa saya sebut teaching is inspiring, mengajar itu menginspirasi,” ujar Mu'ti di Jakarta pada Minggu.

Ia menjelaskan, prinsip utama dalam kegiatan mengajar adalah kemampuan untuk memberikan inspirasi.

Baca Juga: QRIS Makin Ngegas! 44,86 Juta Merchant Sudah Terhubung Ekonomi Digital

Hal tersebut harus disertai dengan keikhlasan dalam mendidik, pembentukan karakter, serta keteladanan.

Karena itu, Mu'ti meminta lulusan PPG memiliki profesionalisme yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sebagai guru.

Ia mengingatkan agar program PPG tidak berhenti pada pencapaian administratif berupa kelulusan dan sertifikasi.

“ Mari kita jadikan program ini bukan sekadar formalitas, namun kita jadikan ini sebagai proses yang menjadikan seluruh guru Indonesia semakin profesional,” katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Glowor

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X