Beritaidn.com - Perayaan Halloween di Amerika Serikat pada akhir pekan 2026 diwarnai rentetan insiden penembakan yang menimbulkan banyak korban.
Berdasarkan data para analis, sedikitnya 76 orang tewas dan 201 lainnya mengalami luka-luka akibat insiden terkait senjata api yang terjadi sejak Jumat (30/10) hingga Minggu (1/11).
Sejumlah kegiatan perayaan Halloween yang berlangsung di berbagai wilayah AS dilaporkan berakhir dengan kekerasan.
Beberapa insiden terjadi di pesta rumah tangga, pusat perbelanjaan, kompleks apartemen, hingga kawasan sekitar kampus universitas.
Baca Juga: Mendiktisaintek Perkuat Peran Kampus dalam Pengembangan Chip Merah Putih
Rangkaian peristiwa tersebut mulai tercatat pada Jumat pagi (30/10) di Tennessee. Seorang remaja dilaporkan membawa pistol ke sebuah sekolah menengah atas (SMA).
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara remaja yang bersangkutan dijerat tuduhan kepemilikan senjata api secara ilegal.
Pada hari yang sama, penembakan terjadi di kawasan selatan Chicago, Illinois. Seorang pria berusia 35 tahun tewas setelah ditembak ketika terlibat pertengkaran.
Rekaman dari lokasi kejadian memperlihatkan sebuah rumah pribadi yang telah dihias untuk menyambut perayaan Halloween.
Baca Juga: Prabowo Ingatkan Arti Negara Berhasil: Nggak Ada Rakyat yang Kelaparan
Insiden lainnya terjadi di sebuah kota kecil di Missouri. Perselisihan dalam sebuah pesta di rumah pribadi berkembang menjadi penembakan yang menyebabkan seorang pemuda berusia 18 tahun terluka.
Pelaku penembakan dilaporkan merupakan pemuda berusia 22 tahun.
Di Fairfield, California, kepolisian setempat melaporkan penembakan di sebuah pusat perbelanjaan yang berlokasi dekat toko penjual kostum Halloween.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.