nasional

Tetebatu Lombok Masuk Nominasi Desa Wisata Terbaik Dunia

Minggu, 20 September 2026 | 10:26 WIB
Tetebatu Lombok Masuk Nominasi Desa Wisata Terbaik Dunia (Beritaonline.co - ilustrasi)

Beritaonline.co - Nama Desa Wisata Tetebatu di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali mencuri perhatian dunia pariwisata.

Desa yang berada di kawasan kaki Gunung Rinjani itu masuk dalam nominasi Desa Wisata Terbaik dalam ajang yang digelar Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO).

Pemenang penghargaan tersebut rencananya diumumkan dalam sidang majelis umum UNWTO pada Oktober mendatang.

Masuknya Tetebatu dalam daftar nominasi tidak lepas dari potensi wisata yang dimilikinya. Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi menyebut desa tersebut mempunyai perpaduan daya tarik alam dan budaya, mulai dari kawasan persawahan, air terjun, hingga jalur trekking yang menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan.

Baca Juga: Anggaran Belum Cair, Operasional SPPG MBG di Simeulue Terhenti Sementara

Tetebatu menawarkan suasana yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Hamparan sawah, udara sejuk khas dataran tinggi, serta lanskap Gunung Rinjani menjadi bagian dari keseharian masyarakat setempat.

Desa ini juga relatif mudah dijangkau dari Mataram. Perjalanan darat dari ibu kota NTB menuju Tetebatu dapat ditempuh sekitar satu jam, tergantung kondisi lalu lintas dan titik keberangkatan.

Namun, daya tarik Tetebatu ternyata bukan sesuatu yang baru muncul dalam beberapa tahun terakhir. Desa tersebut telah dikenal sebagai tempat peristirahatan sejak masa kolonial Belanda.

Sekretaris Desa Tetebatu Hermiwandi menuturkan, cerita mengenai keindahan kawasan itu mulai berkembang pada sekitar 1920-an.

Saat itu, seorang dokter bernama R. Soedjono ditugaskan ke kawasan kaki Rinjani untuk menangani wabah kusta dan diare.

Baca Juga: Data Pentagon Disorot, Korban Tewas Perang Iran Diduga Capai 23 Orang

Dalam menjalankan tugasnya, Soedjono membangun sebuah pondok yang terdiri atas empat kamar.

Dua kamar digunakan untuk keperluan perawatan, sementara dua lainnya menjadi tempat menginap bagi kerabatnya.

Keindahan alam Tetebatu kemudian menarik perhatian para tamu yang datang. Cerita mengenai suasana desa tersebut menyebar dari satu orang ke orang lain hingga akhirnya dikenal oleh masyarakat Belanda.

Halaman:

Tags

Terkini