Beritaonline.co - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada hari Rabu ini menyelenggarakan rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta.
Pertemuan tersebut digelar dengan satu tujuan yang tegas dan lurus: merumuskan langkah-langkah nyata guna mewujudkan pendidikan gratis di seluruh satuan pendidikan negeri, mencakup jenjang Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi Negeri.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan keterangan resmi di Jakarta pada Rabu ini, menegaskan bahwa rapat tersebut memang dirancang khusus untuk membahas pelaksanaan kebijakan tersebut.
"Iya, siang ini Pak Presiden mengadakan rapat terbatas. Isinya membahas secara mendalam bagaimana caranya pendidikan negeri dapat diselenggarakan secara gratis, mulai dari jenjang Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi Negeri," ujar Teddy.
Baca Juga: Selain Pasang Laut, Gelombang hingga 3 Meter Mengintai Perairan Bali
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut langsung dari komitmen yang telah disampaikan Presiden Prabowo, yaitu memastikan setiap anak Indonesia.
Tanpa memandang latar belakang keluarga maupun keadaan ekonomi, berhak memperoleh akses pendidikan yang layak, bermutu, dan setara.
Tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal atau terhalang oleh biaya untuk dapat menuntut ilmu.
Komitmen ini sendiri telah ditegaskan secara langsung oleh Presiden Prabowo pada Jumat, 18 September 2026, saat menyampaikan pidato di Jakarta International Convention Center (JICC). Dalam kesempatan itu, beliau menyuarakan keputusan yang tegas dan tak tergoyahkan.
Baca Juga: Duit Rp106,3 M Disita, KPK Dalemin Dugaan Aliran ke Menteri ATR/BPN
"Saya sangat setuju! Segera akan saya percepat pelaksanaan rapat terbatas tersebut. Intinya, biaya pendidikan di lembaga pendidikan negeri haruslah gratis. Mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, hingga Universitas Negeri — semuanya tidak boleh membebankan biaya kepada masyarakat," tegas Presiden saat itu.
Pemerintah juga menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya sebatas penghapusan biaya pendidikan semata.
Terdapat rangkaian langkah strategis lain yang turut menjadi bagian dari agenda besar ini, guna memastikan kualitas pendidikan benar-benar meningkat.
Sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan fisik akan segera diperbaiki dan dipulihkan.
Berbagai fasilitas penunjang proses belajar mengajar akan diperbarui dan dilengkapi agar anak-anak dapat menuntut ilmu dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan memadai.