nasional

Lebih dari 60 Dapur Uji Coba MBG Prasmanan, BGN Harap Sisa Makanan Berkurang

Selasa, 6 Oktober 2026 | 12:14 WIB
Lebih dari 60 Dapur Uji Coba MBG Prasmanan, BGN Harap Sisa Makanan Berkurang (ilustrasi/Beritaonline.co )

 

Beritaonline.co - Penyajian Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan mulai diuji coba oleh Badan Gizi Nasional (BGN) di sejumlah sekolah.

Model tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas makanan yang diterima siswa, tetapi juga membantu mengurangi makanan yang terbuang.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan uji coba sistem prasmanan telah dimulai pada 5 Oktober dan melibatkan lebih dari 60 dapur.

Dalam penerapannya, makanan yang telah selesai dimasak dibawa dalam kondisi hangat menuju kelas dan kemudian disajikan secara prasmanan.

Baca Juga: Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Siswa Pekanbaru Belajar dari Rumah

“Di tanggal 5 Oktober kita sudah piloting (percobaan) di mungkin lebih dari 60 dapur untuk prasmanan di kelas. Jadi, makanan dibawa hangat-hangat ke kelas, kemudian disajikan di kelas,” ujar Sudaryono dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Model tersebut merupakan bagian dari pengembangan konsep central kitchen atau dapur terpusat yang sedang dikaji BGN.

Sistem penyediaan makanan tersebut juga disebut meniru pola penyediaan makan di sekolah Jepang.

Menurut Sudaryono, salah satu kelebihan sistem prasmanan adalah dapat memperpendek waktu tunggu antara makanan selesai dimasak dan dikonsumsi.

Baca Juga: Presiden Prabowo Sebut Juara FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai Sejarah Baru Indonesia

Makanan yang lebih cepat disajikan diharapkan dapat diterima siswa dalam kondisi lebih hangat dan segar.

Ia mengatakan kualitas tersebut penting karena makanan yang terlalu lama mengalami jeda sebelum dikonsumsi berpotensi mengalami penurunan kualitas.

Karena itu, pemangkasan waktu tunggu menjadi salah satu pertimbangan BGN dalam menguji sistem tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini