Beritaidn.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat kerja sama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan satuan pendidikan.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memastikan program berjalan optimal sekaligus memberikan manfaat bagi peserta didik.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengintegrasikan pendataan penerima manfaat MBG dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, integrasi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan makanan bergizi diberikan kepada siswa yang tercatat secara resmi dalam sistem pendidikan.
Baca Juga: Pesta Enam Gol ke Gawang Alaves, Barcelona Rebut Kembali Puncak Klasemen Liga Spanyol
Menurutnya, proses pendataan yang telah berjalan akan terus disempurnakan agar pelaksanaan program dapat berlangsung lebih tepat sasaran.
"Kemudian kerja sama pendataan yang selama ini sudah terintegrasi dengan Dapodik, dipastikan bahwa semua yang menerima adalah murid-murid yang memang resmi terdata dalam sistem kami dan memang terus kita sempurnakan," kata Abdul Mu’ti.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara penandatanganan perjanjian kerja sama antara BGN dan Kemendikdasmen.
Melalui kerja sama ini, kedua lembaga berupaya memperkuat koordinasi agar pelaksanaan MBG di sekolah dapat berjalan sesuai kebutuhan peserta didik.
Baca Juga: Alex Marquez Rebut Pole Position MotoGP Malaysia 2026, Kalahkan Marc Marquez di Sepang
Abdul Mu’ti menjelaskan, manfaat program MBG tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi anak.
Program tersebut juga dinilai mampu mendorong peningkatan kehadiran siswa di sekolah.
Ia menyebutkan terdapat sejumlah penelitian mengenai hubungan antara pemberian makanan bergizi dengan tingkat kehadiran peserta didik.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Predsiden Prabowo Gratiskan Pendidikan SMA Taruna Nusantara dan Perluas Kampus di Enam Wilayah