Beritaidn.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyoroti kesiapan sekolah di wilayah kepulauan dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK sederajat gelombang kedua tahun 2026.
Tantangan geografis dan kebutuhan infrastruktur menjadi perhatian agar seluruh satuan pendidikan dapat melaksanakan asesmen dengan baik.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat mengatakan, pelaksanaan TKA di wilayah kepulauan membutuhkan dukungan teknis yang memadai.
Salah satu daerah yang menjadi perhatian adalah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mengingat wilayah tersebut terdiri atas ratusan pulau.
Menurut Atip, kondisi geografis dapat menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah dalam mempersiapkan pelaksanaan asesmen.
Karena itu, peningkatan kapasitas teknis dan dukungan terhadap satuan pendidikan di daerah kepulauan perlu terus dilakukan.
"Ke depan, kapasitas teknis dan dukungan pelaksanaan TKA perlu terus ditingkatkan, terutama untuk menjangkau sekolah-sekolah yang berada di wilayah kepulauan seperti di Kepri," ujarnya di Jakarta, Selasa.
Selain persoalan geografis, Kemendikdasmen juga memperhatikan kesiapan infrastruktur, koordinasi antarpihak, serta pengawasan selama asesmen berlangsung.
Berbagai aspek tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi kendala yang mungkin muncul di sekolah.
Wamendikdasmen menegaskan bahwa respons cepat dan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta satuan pendidikan diperlukan dalam menangani dinamika pelaksanaan TKA.
Dengan komunikasi yang baik, kendala di lapangan diharapkan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Predsiden Prabowo Gratiskan Pendidikan SMA Taruna Nusantara dan Perluas Kampus di Enam Wilayah
Kemendikdasmen dan BGN Perkuat Pelaksanaan MBG, Penerima Manfaat Terintegrasi Dapodik
Mendiktisaintek Perkuat Peran Kampus dalam Pengembangan Chip Merah Putih