Jumat, 30 Oktober 2026

Somalia Lagi Krisis Pangan, 5,4 Juta Warga Diprediksi Kelaparan

Photo Author
Cinta, Beritaidn.com
- Kamis, 24 September 2026 | 12:25 WIB
Somalia Lagi Krisis Pangan, 5,4 Juta Warga Diprediksi Kelaparan (Beritaonline.co - ilustrasi)
Somalia Lagi Krisis Pangan, 5,4 Juta Warga Diprediksi Kelaparan (Beritaonline.co - ilustrasi)

Artinya, persoalannya bukan cuma makanan yang makin susah didapat. Warga juga bisa kehilangan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan hidup karena pekerjaan, lahan pertanian, maupun sumber penghasilan ikut terdampak.

Baca Juga: Prabowo Selenggarakan Ratas di Istana Merdeka, Wujudkan Pendidikan Gratis Sampai Universitas

Ancaman kerawanan pangan di Somalia juga berkaitan dengan kondisi cuaca. Curah hujan tinggi akibat fenomena iklim El Nino berpotensi menyebabkan banjir meluas.

Banjir tentunya bukan cuma bikin jalanan tergenang. Kalau air masuk ke kawasan pertanian dan peternakan, sumber penghasilan masyarakat juga bisa ikut terdampak.

Badan Penanggulangan Bencana Somalia memperkirakan sekitar 2,5 juta hingga 3,5 juta orang berpotensi terdampak banjir.

Lebih jauh lagi, sekitar 1 juta penduduk diperkirakan bisa terpaksa meninggalkan wilayah pertanian dan peternakan mereka.

Baca Juga: Bikin Gampang Warga, ETLE Satu Atap Diaktifkan di Samsat Polda Metro Jaya

Kalau sudah begini, persoalannya jadi berantai. Banjir bisa mengganggu pertanian dan peternakan, masyarakat kehilangan sumber penghasilan, lalu kebutuhan pangan makin sulit dipenuhi.

Pemerintah Somalia bersama WFP pun terus memantau perkembangan situasi tersebut. Kondisi pangan, perpindahan penduduk, cuaca, hingga dampak konflik menjadi sejumlah hal yang perlu diperhatikan untuk menghadapi periode Oktober hingga Desember.

Di tengah ancaman tersebut, kondisi jutaan warga Somalia menjadi perhatian serius. Sebab, kalau bencana alam, konflik, dan kehilangan mata pencaharian datang bersamaan, urusan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat bisa berubah menjadi persoalan kemanusiaan yang jauh lebih besar.***

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Cinta

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X