dunia

Somalia Lagi Krisis Pangan, 5,4 Juta Warga Diprediksi Kelaparan

Kamis, 24 September 2026 | 12:25 WIB
Somalia Lagi Krisis Pangan, 5,4 Juta Warga Diprediksi Kelaparan (Beritaonline.co - ilustrasi)

Beritaonline.co - Kabar kurang mengenakkan datang dari Somalia. Sekitar 5,4 juta orang diperkirakan bakal menghadapi kondisi kerawanan pangan tingkat krisis atau bahkan lebih parah pada periode Oktober hingga Desember tahun ini.

Angka tersebut disampaikan dalam pernyataan bersama Pemerintah Somalia dan Program Pangan Dunia (WFP) PBB pada Rabu.

Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan pangan di Somalia masih berat dan belum bisa dianggap enteng.

Dalam laporan tersebut disebutkan, sekitar 5,4 juta orang atau sekitar 28 persen dari populasi yang dianalisis diperkirakan menghadapi kerawanan pangan akut Fase 3 atau lebih tinggi berdasarkan klasifikasi IPC.

Baca Juga: Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Basarnas Tegaskan Pencarian Bukan Berarti Berhenti

Kalau dibahasain gampangnya, ini bukan lagi soal “hari ini makan apa?”, tapi sudah masuk kondisi ketika banyak warga kesulitan mendapatkan makanan secara rutin.

Situasi tersebut diperkirakan makin berat akibat perpindahan penduduk yang meningkat. Banjir, kekeringan, dan konflik menjadi sejumlah faktor yang mendorong masyarakat meninggalkan tempat tinggalnya.

Integrated Food Security Phase Classification (IPC) membagi tingkat kerawanan pangan ke dalam lima fase.

Fase 1 merupakan kondisi minimal, sementara Fase 3 sampai Fase 5 menunjukkan kondisi kekurangan pangan akut.

Baca Juga: Lapas Kok Ada Fasilitas Mewah? Yusril Minta Ombudsman Buka-Bukaan

Yang paling mengkhawatirkan adalah Fase 5. Dalam kondisi tersebut, masyarakat menghadapi situasi kelaparan yang bersifat katastrofik.

Laporan Pemerintah Somalia dan WFP menyebut sekitar 1,5 juta orang diperkirakan berada dalam Fase 4 atau kondisi darurat.

Sementara itu, sekitar 26.000 pengungsi internal di Kota Baidoa diperkirakan masuk Fase 5.

Kondisi Fase 5 tersebut ditandai dengan kelaparan serta runtuhnya sumber mata pencaharian masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini