Baca Juga: Pencarian KM Arupadatu I Hari Kesembilan Dipersempit, SAR Bagi Selat Sunda Jadi 8 Sektor
Periode tersebut dinilai masih cukup rawan sehingga kesiapsiagaan seluruh jajaran perlu ditingkatkan.
Prabowo meminta pemerintah memiliki ketahanan dan kesiapan dalam menghadapi situasi tersebut.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya perlu menangani kejadian yang sudah berlangsung, tetapi juga mencari langkah penyelesaian yang menyeluruh.
"Kita harus punya stamina, ketahanan. Tadi sudah dilaporkan satu setengah bulan ke depan masih cukup rawan, tetapi kita sekarang akan mencari langkah-langkah solusi menyeluruh," kata Prabowo.
Baca Juga: Bareskrim Ungkap 5,4 Kg Sabu Disembunyikan dalam Ban Serep Mobil di Surabaya
Rapat terbatas tersebut dihadiri sejumlah pejabat secara langsung maupun melalui konferensi video.
Mereka antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.
Turut mengikuti rapat Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Mensesneg Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.***
Artikel Terkait
KRI Canopus Turun Tangan, Pencarian 129 Korban KM Virgo Diperluas ke Bawah Laut
Kursi Menkeu Lepas, Purbaya Malah Siapkan Kail dan Umpan
Kekeringan Melanda Jakarta, Pramono Pastikan Bantuan Air Tetap Jalan
Kemenkes Siapkan Sistem IDRG untuk Ubah Pola Pembayaran JKN, Klaim Bakal Lebih Terukur
Pencarian KM Arupadatu I Hari Kesembilan Dipersempit, SAR Bagi Selat Sunda Jadi 8 Sektor