Jumat, 30 Oktober 2026

Anggaran MBG Rp79 Triliun Belum Terealisasi hingga September 2026

Photo Author
Awok, Beritaidn.com
- Jumat, 18 September 2026 | 11:28 WIB
Anggaran MBG Rp79 Triliun Belum Terealisasi hingga September 2026 (Beritaonline.co -ilustrasi)
Anggaran MBG Rp79 Triliun Belum Terealisasi hingga September 2026 (Beritaonline.co -ilustrasi)

Beritaonline.co - Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut masih terdapat sekitar Rp79 triliun anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum terealisasi hingga pertengahan September 2026.

Anggaran tersebut menjadi bagian dari dukungan pembiayaan program MBG hingga akhir 2026.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, realisasi anggaran MBG hingga 16 September 2026 telah mencapai Rp139,77 triliun atau 63,89 persen dari total pagu sebesar Rp218,77 triliun.

"Realisasi anggaran Program MBG sampai 16 September 2026 telah mencapai Rp139,77 triliun atau 63,89 persen dari pagu Rp218,77 triliun. Pada saat yang sama, kami terus melakukan pembenahan tata kelola agar pelaksanaan program semakin tepat sasaran dan kualitas layanannya tetap terjaga," kata Sudaryono dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (17/9/2026), seperti dilansir Antara.

Baca Juga: BGN Siapkan Marketplace Bahan Baku MBG, Tujuh Komoditas Jadi Prioritas

Sudaryono menjelaskan, anggaran MBG merupakan bagian dari pagu BGN Tahun Anggaran 2026 yang sebelumnya telah melalui proses penajaman belanja. Sebelum penajaman, total pagu anggaran BGN mencapai Rp268 triliun.

Anggaran tersebut terdiri atas Rp255,83 triliun untuk Program Pemenuhan Gizi Nasional dan Rp12,17 triliun untuk Dukungan Manajemen.

Setelah dilakukan penajaman, total pagu anggaran BGN berubah menjadi Rp229,75 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp221,30 triliun dialokasikan untuk Program Pemenuhan Gizi Nasional dan Rp8,45 triliun untuk Dukungan Manajemen.

Dari alokasi Program Pemenuhan Gizi Nasional, sebanyak Rp218,77 triliun atau 98,86 persen diperuntukkan bagi program MBG. Sementara Rp2,53 triliun atau 1,14 persen dialokasikan untuk kegiatan teknis non-MBG dalam pemenuhan gizi.

Baca Juga: 13 Objek Terapung Diperiksa, Seluruhnya Tak Berkaitan dengan KM Arupadatu I

Adapun anggaran Dukungan Manajemen sebesar Rp8,45 triliun terdiri atas Rp7,19 triliun untuk gaji dan tunjangan, Rp494,48 miliar untuk operasional dan pemeliharaan kantor, serta Rp762,86 miliar untuk dukungan manajemen non-operasional.

Secara keseluruhan, realisasi anggaran BGN hingga 16 September 2026 mencapai Rp143,04 triliun atau 63,83 persen dari total pagu Rp229,75 triliun.

Berdasarkan program, realisasi Program Pemenuhan Gizi Nasional mencapai 63,89 persen, sedangkan realisasi Dukungan Manajemen berada di angka 60,71 persen.

Jika dilihat berdasarkan jenis belanja, realisasi Belanja Pegawai mencapai 64,33 persen, Belanja Barang sebesar 63,82 persen, dan Belanja Modal sebesar 71,03 persen.

Baca Juga: Prabowo Perintahkan Kapolri All Out Selidiki Unsur Pidana Perusahaan Pelaku Karhutla

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Awok

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X