Jumat, 30 Oktober 2026

Anggaran MBG Rp79 Triliun Belum Terealisasi hingga September 2026

Photo Author
Awok, Beritaidn.com
- Jumat, 18 September 2026 | 11:28 WIB
Anggaran MBG Rp79 Triliun Belum Terealisasi hingga September 2026 (Beritaonline.co -ilustrasi)
Anggaran MBG Rp79 Triliun Belum Terealisasi hingga September 2026 (Beritaonline.co -ilustrasi)

Sementara berdasarkan fungsi, realisasi Fungsi Ekonomi mencapai 61,28 persen, Fungsi Kesehatan 65,80 persen, dan Fungsi Pendidikan 63,68 persen.

Dari sisi penerima manfaat, berdasarkan data per 31 Agustus 2026, program MBG telah menjangkau 56,99 juta penerima manfaat.

Jumlah tersebut setara dengan 76,45 persen dari target 74,56 juta penerima manfaat. Dengan demikian, masih terdapat selisih sekitar 17,56 juta penerima manfaat dari target yang ditetapkan.

Sudaryono menjelaskan, perbedaan tanggal cut-off antara data realisasi anggaran dan data penerima manfaat terjadi karena adanya proses penyelarasan siklus sinkronisasi bulanan data penerima manfaat.

Baca Juga: Drone Dicegat Dekat Mekkah, OKI Kecam Dugaan Serangan Houthi

Menurut dia, pemisahan tersebut dilakukan untuk menjaga akurasi dan akuntabilitas dalam penyajian data program.

Ia menambahkan, angka penerima manfaat tersebut masih bersifat sementara karena BGN masih melakukan pembenahan tata kelola MBG. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melakukan refocusing penerima manfaat agar penyaluran program semakin tepat sasaran.

Dalam proses tersebut, sebanyak 1.653 satuan pendidikan telah dikeluarkan dari daftar penerima MBG.

Layanan MBG selanjutnya akan lebih diarahkan kepada kelompok yang membutuhkan, termasuk masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah dengan kebutuhan intervensi gizi yang lebih tinggi.

"Refocusing ini kami lakukan agar program semakin tepat sasaran. Jadi, selisih terhadap target penerima manfaat bukan berarti program berhenti.

Ini merupakan bagian dari proses pembenahan agar ekspansi MBG berjalan lebih tepat sasaran, aman, akuntabel, dan berkelanjutan.

Setelah kesiapan layanan terpenuhi, perluasan penerima manfaat akan terus kami lakukan secara bertahap," tutur Sudaryono.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Awok

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X