"Dengan KDKMP, petani hanya ada satu perantara sampai ke konsumen," ujarnya.
Baca Juga: 13 Objek Terapung Diperiksa, Seluruhnya Tak Berkaitan dengan KM Arupadatu I
Dengan sistem ini, petani diharapkan bisa mendapatkan tambahan penghasilan, sementara masyarakat juga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
"Ada tambahan (penghasilan) untuk petani, tapi konsumen juga hemat. Jadi ini kurang lebih gagasan intinya," sambung Prabowo.
Di sisi lain, pemerintah juga terus menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari program strategis nasional.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat realisasi anggaran MBG Tahun Anggaran 2026 mencapai Rp139,77 triliun hingga 16 September 2026.
Baca Juga: Prabowo Perintahkan Kapolri All Out Selidiki Unsur Pidana Perusahaan Pelaku Karhutla
Angka tersebut setara dengan 63,89 persen dari total pagu anggaran MBG yang mencapai Rp218,77 triliun.
Artinya, masih ada sekitar Rp79 triliun anggaran MBG yang belum terealisasi hingga pertengahan September 2026.
Pemerintah sendiri masih melakukan pembenahan tata kelola agar pelaksanaan MBG semakin tepat sasaran dan kualitas layanan tetap terjaga.
Prabowo menyampaikan bahwa pembangunan ekosistem ekonomi berbasis desa merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional.
KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga bisa menjadi bagian dari rantai pasok yang menghubungkan produsen dengan konsumen secara lebih efisien.
Selain KDKMP dan MBG, pemerintah juga terus menjalankan sejumlah program strategis lainnya di sektor pangan, energi, pendidikan, perumahan, dan hilirisasi.
Berbagai program tersebut diarahkan untuk memperkuat perekonomian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara bertahap.***
Artikel Terkait
KPK Keluar dari Gedung ATR/BPN Bawa Tiga Koper Usai Penggeledahan Kasus HGB Summarecon
Prabowo Perintahkan Kapolri All Out Selidiki Unsur Pidana Perusahaan Pelaku Karhutla
13 Objek Terapung Diperiksa, Seluruhnya Tak Berkaitan dengan KM Arupadatu I
BGN Siapkan Marketplace Bahan Baku MBG, Tujuh Komoditas Jadi Prioritas
Anggaran MBG Rp79 Triliun Belum Terealisasi hingga September 2026