Jumat, 30 Oktober 2026

Lapas Kok Ada Fasilitas Mewah? Yusril Minta Ombudsman Buka-Bukaan

Photo Author
Cinta, Beritaidn.com
- Kamis, 24 September 2026 | 11:57 WIB
Lapas Kok Ada Fasilitas Mewah? Yusril Minta Ombudsman Buka-Bukaan (Beritaonline.co - ilustrasi)
Lapas Kok Ada Fasilitas Mewah? Yusril Minta Ombudsman Buka-Bukaan (Beritaonline.co - ilustrasi)

Beritaonline.co - Lapas itu tempat orang menjalani hukuman. Tapi kalau tiba-tiba ada fasilitas yang disebut-sebut punya standar apartemen, wajar kalau publik langsung bertanya, “Lah, kok bisa?”

Pertanyaan itulah yang kini ikut mengemuka setelah Ombudsman RI menemukan fasilitas yang disebut mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra meminta Ombudsman RI buka-bukaan soal temuan tersebut.

Menurut Yusril, semuanya perlu dijelaskan secara terang agar publik tahu sebenarnya fasilitas seperti apa yang ditemukan dan siapa yang menggunakannya.

Baca Juga: Kamar Mewah Gegerkan Lapas Cibinong, Ditjenpas Langsung Sidak

“Kalau ada, pastikan fasilitas apa itu. Apakah itu rumah pegawai di dalam Lapas, tempat asimilasi napi menjelang bebas, atau memang benar itu fasilitas mewah untuk para napi tertentu yang sanggup membayar,” kata Yusril di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Jadi, jangan sampai baru dengar kata “apartemen” langsung kebayang sofa empuk, televisi gede, kulkas, terus tinggal bilang, “Bang, ada WiFi enggak?”

Menurut Yusril, perkara ini mesti dilihat berdasarkan fakta di lapangan. Kalau memang temuan Ombudsman benar, ya harus dijelaskan secara terbuka.

Tapi kalau ternyata ada kekeliruan atau perbedaan persepsi, Ombudsman juga dipersilakan memberikan klarifikasi.

Baca Juga: Aksi Hari Tani Nasional Dikawal Humanis, Polri Siapkan 26.386 Personel

“Seandainya temuan Ombudsman itu tidak benar, atau mereka salah persepsi, ya kami persilakan mereka melakukan klarifikasi secara terbuka,” ujarnya.

Yusril menilai persoalan tersebut jangan sampai berkembang menjadi dugaan yang belum tentu benar. Karena itu, pemeriksaan secara langsung dan terbuka dinilai penting supaya persoalannya terang benderang.

“Jangan ada dusta di antara kita. Tapi jangan pula ada fitnah di antara kita,” kata Yusril.

Bukan cuma minta penjelasan, Yusril juga menegaskan bakal ada tindakan apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pejabat pemasyarakatan atau pegawai Lapas Cibinong yang terlibat dalam penyediaan fasilitas mewah untuk narapidana.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Cinta

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X