Baca Juga: Presiden Prabowo Fokus Perkuat Industri Tekstil, Sektor Strategis Penyerap Tenaga Kerja
Apalagi kalau fasilitas tersebut ternyata sengaja dikomersialkan.
“Kalau pejabat PAS atau pegawai LP Cibinong yang bersalah mengadakan fasilitas tersebut, apalagi mengomersialkannya, jajaran Kementerian Imipas tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi,” tegas Yusril.
Artinya, kalau memang ada yang bermain di belakang layar, urusannya bukan lagi sekadar “kamar bagus”, tapi bisa masuk ke persoalan pelanggaran yang harus dipertanggungjawabkan.
Namun sebelum bicara soal sanksi, Yusril meminta temuan Ombudsman diperiksa secara terbuka.
Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sejak Rabu hingga Kamis pagi untuk menyikapi persoalan tersebut.
Baca Juga: KPK Dalami Proyek Pemkab Bekasi yang Diduga Diarahkan Anggota Polri
Hasilnya, pemerintah mempersilakan media untuk melihat langsung kondisi Lapas Cibinong.
“Kami memutuskan hari ini media dipersilakan meliput secara langsung seperti apa temuan Ombudsman tersebut. Apakah benar ada fasilitas mewah berstandar apartemen di sana,” ujar Yusril.
Menurut Yusril, keterbukaan menjadi penting karena persoalan tersebut sudah menjadi perhatian publik.
Daripada masyarakat cuma dengar kabar dari sana-sini, lebih baik fakta di lapangan diperlihatkan secara langsung.
Baca Juga: Selain Pasang Laut, Gelombang hingga 3 Meter Mengintai Perairan Bali
“Sebagai sesama abdi negara, mari kita saling terbuka. Itu sebabnya, silakan media datang ke LP Cibinong dan lihat semua fakta yang ada di sana dan beberkan secara terbuka apa yang ada di sana,” pungkasnya.
Kini publik tinggal menunggu hasil pemeriksaan secara terbuka. Apakah benar ada fasilitas mewah seperti apartemen di dalam lapas, atau ternyata fasilitas tersebut punya fungsi lain yang selama ini belum diketahui?
Yang jelas, kalau benar ada “apartemen” di balik tembok lapas, pertanyaan publik sederhana saja: itu kamar buat siapa, fasilitasnya dari mana, dan kok bisa ada di situ? Jawabannya mesti berdasarkan fakta, bukan sekadar katanya-katanya. ***
Artikel Terkait
PWI Pusat Gaspol Transformasi Digital, 38 Portal Daerah Siap Diluncurkan
Prabowo Selenggarakan Ratas di Istana Merdeka, Wujudkan Pendidikan Gratis Sampai Universitas
Presiden Prabowo Fokus Perkuat Industri Tekstil, Sektor Strategis Penyerap Tenaga Kerja
Aksi Hari Tani Nasional Dikawal Humanis, Polri Siapkan 26.386 Personel
Kamar Mewah Gegerkan Lapas Cibinong, Ditjenpas Langsung Sidak