Baca Juga: Sabu, Ekstasi hingga 173 Cartridge Etomidate Disita Polisi, Satu Tersangka Diamankan
Pada waktu tersebut, masyarakat dapat melihat Bulan dengan posisi yang lebih tinggi di langit dibandingkan sebelumnya.
Salah satu hal menarik dari fenomena ini adalah masyarakat tidak memerlukan teleskop atau peralatan optik khusus untuk mengamatinya.
Harvest Moon dapat dilihat secara langsung dengan mata telanjang selama kondisi langit mendukung.
Agar pengamatan berlangsung lebih nyaman, masyarakat disarankan memilih lokasi dengan pandangan langit yang luas.
Baca Juga: Singapura Kehilangan Pemain, Indonesia Manfaatkan Penalti untuk Menang 2-0
Gedung tinggi, pepohonan lebat, dan berbagai objek lain dapat menghalangi pandangan sehingga sebaiknya dihindari.
Selain itu, lokasi dengan polusi cahaya tinggi juga sebaiknya dihindari apabila memungkinkan.
Penerangan buatan yang terlalu terang dapat mengurangi kenyamanan ketika mengamati objek di langit malam.
Kondisi cuaca juga menjadi faktor penting. Tutupan awan tebal maupun hujan dapat mengganggu pandangan terhadap Bulan.
Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan kondisi cuaca di wilayah masing-masing sebelum melakukan pengamatan.
Dengan memilih waktu dan lokasi yang tepat, masyarakat dapat menikmati fenomena Harvest Moon pada malam 26 September 2026 tanpa harus menggunakan peralatan khusus.***
Artikel Terkait
Sekolah Diberi Ruang Menilai Layanan MBG, BGN Perkuat Sistem Pengawasan
Tulungagung Jadi Lokasi Uji Coba Sistem Rujukan Berbasis Kompetensi, KRIS, dan iDRG
Guruh Soekarnoputra Wafat, Keluarga dan PDI Perjuangan Sampaikan Penghormatan Terakhir
Singapura Kehilangan Pemain, Indonesia Manfaatkan Penalti untuk Menang 2-0
Asap Karhutla Bisa Perburuk Asma Anak, IDAI Berikan Panduan Perlindungan di Rumah