Baca Juga: QRIS Makin Ngegas! 44,86 Juta Merchant Sudah Terhubung Ekonomi Digital
"Penyebab kejadian masih dalam proses pemeriksaan, tapi investigasi harus segera dituntaskan dan penyampaian hasil investigasi harus secara transparan, sehingga dapat menjadi pembelajaran bersama," kata Gibran.
Dengan kata lain, masyarakat jangan cuma dikasih kabar, "Masih diperiksa." Publik juga perlu mengetahui hasil akhirnya secara jelas setelah proses investigasi selesai.
Gibran juga meminta evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program, terutama yang berkaitan dengan keamanan makanan.
Pengawasan tidak cukup hanya melihat makanan ketika sudah sampai di tangan penerima. Prosesnya harus dicek dari awal, mulai dari standar kebersihan atau higiene, waktu pengolahan, penyimpanan, distribusi, sampai pengawasan langsung di lapangan.
Baca Juga: Bullying Makin Marak, Orang Tua dan Sekolah Jangan Cuma Geleng-Geleng Kepala
Pasalnya, makanan yang kelihatannya aman dan menggoda di meja, ternyata proses di belakangnya juga harus benar-benar aman.
Jangan sampai urusan makan yang harusnya bikin kenyang malah bikin orang masuk rumah sakit.
"Evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh, standar keamanan pangan harus dipastikan, dan setiap temuan harus segera diperbaiki.
Kita ingin program prioritas Presiden ini memberikan manfaat sebesar-besarnya dengan keamanan dan kualitas makanan sebagai prioritas," jelas Gibran.
Baca Juga: Cuaca Minggu Beragam, BMKG Catat Potensi Hujan di Sumatera hingga Papua
Pemerintah berharap hasil investigasi dan evaluasi tersebut tidak berhenti sebagai laporan di atas meja.
Temuan yang ada harus menjadi bahan untuk memperbaiki sistem sekaligus memperkuat pengawasan keamanan pangan.
Dengan begitu, program prioritas Presiden tetap bisa memberikan manfaat kepada masyarakat, tetapi urusan keamanan dan kualitas makanan jangan sampai kalah penting.
Intinya sederhana: makanan harus bikin kenyang, bukan bikin panik. Program boleh jalan terus, tetapi standar keamanan pangan juga wajib jalan bareng. Jangan sampai satu ketinggalan di belakang.
Artikel Terkait
Cuaca Minggu Beragam, BMKG Catat Potensi Hujan di Sumatera hingga Papua
Polri Tambah 34 Jenderal Baru, Pangkat Naik Tanggung Jawab Jangan Ketinggalan
QRIS Makin Ngegas! 44,86 Juta Merchant Sudah Terhubung Ekonomi Digital
MagangHub 2026 Tahap 3 Dibuka, Kemnaker Dorong Perusahaan Sediakan Pengalaman Kerja Relevan
Abdul Mu'ti Tekankan PPG Bukan Sekadar Sertifikasi, Guru Harus Mampu Menginspirasi