Beritaonline.co - Sebanyak 172 peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Airlangga (Unair) mengalami keluhan kesehatan setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan (Pradik) di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
Para peserta dilaporkan mengalami sejumlah gejala, antara lain mual, muntah, dan pusing.
RSUD Dr. Soetomo langsung melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab munculnya keluhan tersebut.
Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel makanan yang dikonsumsi peserta serta melakukan pengambilan usap rektal terhadap peserta yang mengalami keluhan.
Baca Juga: 52 Juta Peserta Tidak Aktif, BPJS Kesehatan Dorong Peningkatan Pembayaran Iuran
Kepala Bagian Umum RSUD Dr. Soetomo Robeth Jabbar mengatakan sampel makanan dan hasil pengambilan usap rektal telah dikirim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pemeriksaan dilakukan di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Kepolisian Daerah Jawa Timur, Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Menurut Robeth, pemeriksaan laboratorium tersebut diperlukan untuk mengetahui penyebab gangguan kesehatan yang dialami peserta.
Rumah sakit saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan sehingga penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan.
Baca Juga: Tawuran di Makassar Berakhir Tragis, Polisi Cari CCTV dan Periksa Saksi
Kegiatan Pradik berlangsung pada Senin (28/9) di Gedung Pusat Diagnostik Terpadu (GPDT) lantai 7 RSUD Dr. Soetomo.
Dari total 289 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, sebanyak 172 orang dilaporkan mengalami keluhan kesehatan.
RSUD Dr. Soetomo juga memberikan penanganan medis kepada peserta yang mengalami gejala.
Artikel Terkait
BGN Hentikan Sementara SPPG Tanjungsari 1 Tulungagung Usai 198 Siswa dan Guru Alami Gangguan Pencernaan
Bukan Sekadar Rekor, 300 Kilogram Belacan Habang Bangka Selatan Disiapkan Tembus Pasar Internasional
Bukan Cuma Kejar Berita, PWI Jaksel Juga Kejar Pahala Lewat Santunan Anak Yatim
Jangan Cuma Nonton! Begini Pertolongan Saat Seseorang Alami Henti Jantung
Tawuran di Makassar Berakhir Tragis, Polisi Cari CCTV dan Periksa Saksi