Beritaonline.com - Tongkat estafet kepemimpinan Polri resmi berpindah tangan. Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan, resmi meninggalkan posisi sebagai Kapolri setelah memimpin Korps Bhayangkara sejak 27 Januari 2021 hingga 1 Oktober 2026.
Jabatan tersebut kini diteruskan oleh Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto yang resmi dilantik sebagai Kapolri baru di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Usai pelantikan, Listyo Sigit memberikan sejumlah pesan kepada penerusnya. Bukan sekadar pesan basa-basi, Listyo menekankan bahwa menjadi orang nomor satu di tubuh Polri bukan pekerjaan yang bisa dijalani sambil rebahan.
Baca Juga: Kursi Kapolri Resmi Berganti, NCW Minta Suyudi Buktikan Visi ‘Polri Bersama Masyarakat’
Menurut Listyo, tantangan yang dihadapi Polri ke depan semakin kompleks. Apalagi situasi global terus berubah dan dinamika keamanan juga ikut bergerak cepat.
Listyo mengaku sudah cukup lama mengenal Suyudi. Ia menilai Kapolri baru tersebut memiliki sejumlah modal penting untuk memimpin institusi kepolisian, yakni pekerja keras, kreatif, dan berintegritas.
“Kami titipkan kepada beliau untuk menjaga amanah besar sebagai pimpinan Polri untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, apalagi dihadapkan dengan situasi dan kondisi global yang tentunya membuat dinamika tantangan tugas juga semakin kompleks,” kata Listyo saat jumpa pers bersama Suyudi di Istana Negara, Jakarta, Kamis.
Kalau diterjemahkan ke bahasa anak muda, kira-kira pesannya simpel: kursinya sudah diserahkan, tugasnya jangan sampai berantakan.
Baca Juga: Warga Tak Pesan Parfum, Eh Malah Dapat Paket Bau Limbah Kotoran Sapi
Ketika ditanya mengenai pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Suyudi, Listyo menjelaskan bahwa Polri sebenarnya sudah memiliki arah kerja yang tersusun dalam strategi besar atau grand strategy Polri.
Jadi, bukan mulai dari halaman kosong seperti buka buku baru. Sudah ada peta jalan yang tinggal dilanjutkan, dikembangkan, dan disesuaikan dengan tantangan zaman.
“Kita tentunya memiliki roadmap yang ada di dalam grand strategy Polri, yang terbagi atas program-program jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang,” ujar Listyo.
Menurut dia, Suyudi juga memiliki program sendiri untuk melanjutkan berbagai agenda yang sudah masuk dalam strategi besar Polri tersebut.
Baca Juga: Dari Reskrim hingga Kepala BNN, Kini Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
Artikel Terkait
Hari Kesaktian Pancasila, Prabowo Pimpin Upacara di Monumen Pancasila Sakti
Viral Pegawai SPPG Ejek Korban Keracunan MBG, Berujung Dipecat
Dari Reskrim hingga Kepala BNN, Kini Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
Warga Tak Pesan Parfum, Eh Malah Dapat Paket Bau Limbah Kotoran Sapi
Kursi Kapolri Resmi Berganti, NCW Minta Suyudi Buktikan Visi ‘Polri Bersama Masyarakat’