Beritaonline.co - Kursi orang nomor satu di Korps Bhayangkara resmi memasuki babak baru. Komjen Pol. Suyudi Ario Seto disetujui DPR RI untuk menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengirimkan Surat Presiden terkait usulan pemberhentian Listyo Sigit sekaligus pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri. Surat tersebut tertanggal 30 September 2026.
Prosesnya juga ngebut. Komisi III DPR melakukan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap Suyudi pada Kamis, 1 Oktober 2026. Setelah itu, Komisi III menyetujui Suyudi secara aklamasi dan hasilnya dibawa ke rapat paripurna.
Baca Juga: Viral Pegawai SPPG Ejek Korban Keracunan MBG, Berujung Dipecat
Dalam rapat paripurna, DPR akhirnya menyetujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit.
Jadi, drama pergantian pucuk pimpinan Polri sudah masuk babak keputusan, bukan lagi sekadar wacana yang beredar di grup WhatsApp.
Suyudi Ario Seto merupakan perwira tinggi Polri yang sebelumnya dipercaya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Sebelum masuk ke jabatan tersebut, kariernya di kepolisian cukup panjang dan banyak berkutat di bidang reserse.
Baca Juga: Hari Kesaktian Pancasila, Prabowo Pimpin Upacara di Monumen Pancasila Sakti
Suyudi lahir di Pandeglang, Banten, pada 14 Juli 1973. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994.
Pendidikan kepolisiannya kemudian berlanjut. Ia menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri pada 2018.
Kalau CV-nya dibaca dari atas sampai bawah, bisa bikin orang lupa password email karena kepanjangan.
Perjalanan karier Suyudi di kepolisian diwarnai berbagai penugasan strategis. Ia pernah bertugas sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, Kapolsek Metro Pasar Minggu, hingga Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.
Baca Juga: Perlukah Gen Z Belajar Sejarah G30S? Ini Pentingnya Menjaga Ingatan Masa Lalu
Artikel Terkait
Bulog Jelaskan Perbedaan Beras Premium untuk MBG dan Beras Fortifikasi
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Tembus Rp8,3 Juta, Mulai Kerja 1 Oktober 2026
Dapat Lokasi Tugas Jauh, Calon Manajer Kopdes Merah Putih Ada yang Pilih Mundur
Perlukah Gen Z Belajar Sejarah G30S? Ini Pentingnya Menjaga Ingatan Masa Lalu
Hari Kesaktian Pancasila, Prabowo Pimpin Upacara di Monumen Pancasila Sakti