Baca Juga: Resep Nasi Kuning Gurih dan Pulen, Cocok untuk Sarapan hingga Sajian Acara Keluarga
Pernyataan tersebut menunjukkan pentingnya proses verifikasi sebelum bantuan diberikan. Pemerintah ingin memastikan rumah yang memang membutuhkan perbaikan menjadi prioritas.
Sebab, namanya juga bantuan perumahan. Jangan sampai rumah masih kinclong, plafon aman, genteng anteng, malah ikut dapat bantuan. Yang rumahnya bocor justru cuma bisa lihat dari jauh.
Setelah mengecek rumah warga, Tito bersama Maruarar juga menyaksikan proses Pemilihan Toko Terbuka (PTT) untuk program BSPS.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan proses pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.
Baca Juga: Dapur MBG Bakal Diawasi dari Pusat, CCTV dan AI Siap Ikutan Ngintip
Kehadiran langsung kedua menteri tersebut sekaligus menjadi bentuk pengawasan pemerintah terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah ingin memastikan bantuan tidak berhenti pada proses administrasi, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
Dalam kegiatan itu, turut hadir Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Jawa Barat, serta sejumlah pihak terkait.
Dengan pengecekan langsung ke lapangan, pemerintah mencoba memastikan satu hal sederhana, bantuan sampai ke warga yang memang membutuhkan, bukan sekadar sampai ke daftar penerima.***
Artikel Terkait
Kursi Kapolri Resmi Berganti, NCW Minta Suyudi Buktikan Visi ‘Polri Bersama Masyarakat’
Listyo Sigit Lepas Jabatan Kapolri, Suyudi Resmi Pegang Tongkat Komando
Dapur MBG Bakal Diawasi dari Pusat, CCTV dan AI Siap Ikutan Ngintip
Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen Sehari Setelah Suyudi Resmi Jadi Kapolri
Kapolri Suyudi Gercep, Kabareskrim hingga Kadensus 88 Dapat Wajah Baru