Baca Juga: Polri Buka Suara soal Penggeledahan Pesantren, Propam Ikut Turun Tangan
Jangan sampai niat mengejar cita-cita menjadi prajurit justru dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Saya tegaskan, masuk TNI AD itu gratis, tanpa dipungut biaya. Jangan percaya kepada oknum yang menjanjikan bisa meluluskan calon prajurit melalui jalur khusus dengan meminta sejumlah uang,” pungkas Fadly.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para calon pendaftar dan orang tua agar lebih berhati-hati.
Jangan mudah percaya kepada orang yang mengaku punya kenalan orang dalam, bisa mengatur kelulusan, atau menawarkan jalan pintas.
Baca Juga: Biar Nggak Salah Paham! Barang dari Ponpes HQ Mulai Dikembalikan Polri
Ingat, menjadi prajurit bukan soal siapa yang dikenal atau berapa banyak uang yang dikeluarkan, melainkan mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui gerakan “Cari, Ajak dan Dampingi”, TNI AD berharap semakin banyak generasi muda mengenal peluang pengabdian kepada negara.
Jadi, buat anak muda yang bercita-cita menjadi tentara, persiapkan diri dan cari informasi dari sumber resmi.
Jangan cari calo, apalagi sampai dompet ikut latihan baris-berbaris karena harus keluar uang yang tidak semestinya! (Leg)
Artikel Terkait
Dari Pesantren untuk Negeri! Prabowo Dukung Santri, Calon Pemimpin Jangan Cuma Jago Wacana
Prabowo Ingatkan Arti Negara Berhasil: Nggak Ada Rakyat yang Kelaparan
Perayaan Halloween di AS Diwarnai Rentetan Penembakan, 76 Orang Tewas dan 201 Terluka
Berubah dari Gaya Punk Rock Jadi Santa Claus, Mariah Carey Sambut Natal dengan Cara Unik
Ubed Bidik Hasil Maksimal di Korea Open 2026, Meski Kondisi Fisik Belum Pulih