InfoPos.id - Desa Sade merupakan salah satu destinasi wisata budaya yang berada di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Kawasan ini dikenal sebagai permukiman masyarakat Suku Sasak yang masih mempertahankan rumah tradisional dengan ciri arsitektur khas.
Keberadaan rumah-rumah tersebut memberikan gambaran mengenai cara masyarakat setempat membangun hunian sekaligus menjaga identitas budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Baca Juga: Berubah dari Gaya Punk Rock Jadi Santa Claus, Mariah Carey Sambut Natal dengan Cara Unik
Rumah tradisional di Desa Sade memiliki bentuk bangunan yang berbeda dari kebanyakan rumah modern.
Salah satu ciri yang mudah dikenali adalah penggunaan alang-alang sebagai bahan penutup atap.
Material tersebut disusun untuk melindungi bagian atas bangunan sehingga menghasilkan tampilan yang khas.
Baca Juga: Siswa di Prancis Kembali Blokade Sekolah, Aksi Meluas ke Sejumlah Kota
Penggunaan bahan alami ini juga memperlihatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.
Selain alang-alang, bambu dan tanah turut digunakan dalam pembangunan rumah tradisional Suku Sasak.
Pemilihan bahan tersebut menunjukkan bahwa arsitektur tradisional tidak selalu bergantung pada material modern.
Baca Juga: Perayaan Halloween di AS Diwarnai Rentetan Penembakan, 76 Orang Tewas dan 201 Terluka
Masyarakat memanfaatkan bahan yang tersedia untuk membentuk hunian sesuai dengan kebutuhan dan kebiasaan setempat.
Keunikan rumah tradisional Sade tidak hanya terletak pada bentuk bangunannya, tetapi juga pada pemilihan material dan cara perawatannya.