Jumat, 30 Oktober 2026

Minyak Rusia Makin Susah Dikepoin, Putin Batasi Data Harga hingga Rute Ekspor

Photo Author
Awok, Beritaidn.com
- Selasa, 29 September 2026 | 12:26 WIB
Minyak Rusia Makin Susah Dikepoin, Putin Batasi Data Harga hingga Rute Ekspor (Beritaonline.co - ilustrasi)
Minyak Rusia Makin Susah Dikepoin, Putin Batasi Data Harga hingga Rute Ekspor (Beritaonline.co - ilustrasi)

Baca Juga: Sudah Ada Sidak ke Dapur MBG, Kenapa Dugaan Keracunan Masih Terjadi?

Tapi sampai pertanyaan “Dikirim lewat mana, naik kendaraan apa, berhenti di terminal mana?” juga ikut diperketat.

Kalau datanya sudah sebanyak itu, rasa-rasanya yang mau kepo mesti bawa buku catatan tebal.

Yang bikin aturan ini makin signifikan, informasi yang masuk kategori terbatas tersebut juga tidak boleh disebarluaskan melalui media massa maupun internet.

Perusahaan yang bersangkutan tetap dapat mengungkapkan informasi mengenai kegiatan mereka sendiri.

Baca Juga: MagangHub 2026 Tahap 3 Dibuka, Kemnaker Dorong Perusahaan Sediakan Pengalaman Kerja Relevan

Selain itu, akses bisa diberikan apabila mendapatkan persetujuan dari pemilik data. Instansi pemerintah juga tetap dapat mengakses informasi sesuai kewenangan hukum masing-masing.

Jadi bukan berarti semua data minyak Rusia tiba-tiba masuk brankas dan kuncinya dilempar ke laut.

Tetap ada pihak-pihak tertentu yang bisa mengaksesnya sesuai aturan.

Bukan Cuma Minyak, Data Perdagangan Juga Ikut Dibatasi

Baca Juga: Abdul Mu'ti Tekankan PPG Bukan Sekadar Sertifikasi, Guru Harus Mampu Menginspirasi

Dekrit Putin juga membatasi penyebaran statistik pabean agregat serta informasi mengenai rencana volume penjualan produk minyak dan energi.

Artinya, bukan cuma aktivitas produksi dan ekspor yang diperketat, tetapi sejumlah data perdagangan juga ikut masuk daftar informasi terbatas.

Tujuannya, menurut pemerintah Rusia, berkaitan dengan respons terhadap apa yang disebut Moskow sebagai tindakan “tidak bersahabat” dari Amerika Serikat dan negara-negara serta organisasi internasional yang bergabung dengannya.

Reuters melaporkan langkah tersebut dipandang dapat menyulitkan negara-negara Barat dalam menelusuri arus perdagangan energi Rusia dan menegakkan sanksi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Awok

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X