dunia

Minyak Rusia Makin Susah Dikepoin, Putin Batasi Data Harga hingga Rute Ekspor

Selasa, 29 September 2026 | 12:26 WIB
Minyak Rusia Makin Susah Dikepoin, Putin Batasi Data Harga hingga Rute Ekspor (Beritaonline.co - ilustrasi)

Baca Juga: Tawuran di Makassar Berakhir Tragis, Polisi Cari CCTV dan Periksa Saksi

Pemerintah Rusia Dikasih Waktu 10 Hari

Belom selesai sampai di situ.

Pemerintah Rusia diberi waktu 10 hari untuk menentukan kode produk yang masuk dalam pembatasan tersebut.

Selain itu, pemerintah juga harus menyetujui aturan mengenai pemrosesan data secara otomatis dari sistem informasi negara.

Jadi, dalam waktu dekat bakal ada aturan teknis yang menjelaskan lebih detail produk mana saja yang terkena pembatasan.

Kenapa Rusia Melakukan Ini?

Baca Juga: QRIS Makin Ngegas! 44,86 Juta Merchant Sudah Terhubung Ekonomi Digital

Rusia memang sudah lama memperketat akses terhadap sejumlah data energi setelah menghadapi berbagai sanksi Barat.

Menurut Reuters, pembatasan terbaru memperluas informasi yang tidak lagi mudah tersedia, terutama terkait pengolahan minyak, ekspor, harga, pembeli, penjual, serta jalur pengiriman.

Dengan informasi yang lebih sedikit tersedia secara publik, pihak luar bakal lebih sulit memetakan secara rinci bagaimana minyak dan produk energi Rusia bergerak dari kilang menuju pembeli.

Bahasa sederhananya: kalau sebelumnya peta perjalanannya kelihatan, sekarang lampunya diredupkan.

Bukan berarti perdagangan minyak Rusia berhenti. Yang berubah terutama adalah akses terhadap informasi mengenai perdagangan tersebut.

Publik Tinggal Lihat Efeknya

Aturan baru ini tentu bakal menjadi perhatian para pelaku pasar energi, pemerintah negara lain, analis, hingga perusahaan yang berkaitan dengan perdagangan minyak.

Halaman:

Tags

Terkini