Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat juga ikut angkat suara.
Kepala Kanwil Ditjenpas Jabar Yudi Suseno mengatakan persoalan tersebut masih didalami oleh tim.
“Untuk masalah lapas Cibinong, sedang dalam pendalaman oleh tim, kita tunggu hasil pendalamannya,” ujar Yudi, Kamis.
Kalau bahasa gampangnya, urusan ini masih dimasak dulu. Jangan buru-buru disimpulkan sebelum hasil pemeriksaannya keluar.
Baca Juga: Selain Pasang Laut, Gelombang hingga 3 Meter Mengintai Perairan Bali
Yudi juga belum mau banyak komentar mengenai pemeriksaan terhadap Kalapas Cibinong maupun kepala keamanannya. Menurut dia, pihaknya masih menunggu hasil pendalaman.
“Kita tunggu hasil pendalaman heulanya, supaya tidak sumir,” katanya.
Soal siapa saja warga binaan yang disebut mendapat fasilitas mewah, Yudi juga belum memberikan jawaban.
“Masih pendalaman ya kang. Saya tidak mau mendahului,” ujarnya.
Baca Juga: Prabowo Selenggarakan Ratas di Istana Merdeka, Wujudkan Pendidikan Gratis Sampai Universitas
Ombudsman Temukan Fasilitas Mirip Apartemen
Sebelumnya, Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak ke Lapas Kelas IIA Cibinong pada Rabu (23/9/2026).
Dalam sidak tersebut, Ombudsman menemukan sejumlah fasilitas yang disebut memiliki standar apartemen.
Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin mengatakan fasilitas tersebut berada di bagian belakang lapas dan lokasinya terpisah dari blok hunian warga binaan pada umumnya.
Menurut Fikri, fasilitas yang ditemukan bukan sekadar ruangan dengan kasur dan lemari. Sejumlah perlengkapan rumah tangga juga disebut tersedia di dalamnya.
Baca Juga: Aksi Hari Tani Nasional Dikawal Humanis, Polri Siapkan 26.386 Personel
Artikel Terkait
Duit Bertanda Tangan Purbaya Diburu Warga, BI Tegaskan Tetap Sah
PWI Pusat Gaspol Transformasi Digital, 38 Portal Daerah Siap Diluncurkan
Prabowo Selenggarakan Ratas di Istana Merdeka, Wujudkan Pendidikan Gratis Sampai Universitas
Presiden Prabowo Fokus Perkuat Industri Tekstil, Sektor Strategis Penyerap Tenaga Kerja
Aksi Hari Tani Nasional Dikawal Humanis, Polri Siapkan 26.386 Personel