Ada juga pembahasan soal persoalan bangsa dan negara.
Baca Juga: Sudah Ada Sidak ke Dapur MBG, Kenapa Dugaan Keracunan Masih Terjadi?
“Dan yang kedua, ya tentu saja bicara hal-hal terkait bangsa dan negara,” ujar Puan.
Puan menyebut setidaknya ada tiga hal utama dalam pertemuan tersebut.
Pertama, tentu soal belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Kedua, pembicaraan mengenai berbagai hal terkait bangsa dan negara.
Ketiga, silaturahmi.
Menurut Puan, hubungan baik dan komunikasi tetap perlu dijaga.
“Dan yang ketiga, bersilaturahmi untuk tetap menyampaikan bahwa ya silaturahmi bahwa semuanya harus tetap apa, akrab,” ujarnya.
Kalau bahasa anak muda sekarang, intinya mungkin begini: beda kesibukan boleh, komunikasi jangan sampai hilang kontak.
Puan juga menyinggung dokumentasi pertemuan Prabowo dan Megawati yang memperlihatkan suasana akrab.
Menurut dia, jangan sampai muncul kesan bahwa keduanya tidak memiliki hubungan baik.
Baca Juga: Abdul Mu'ti Tekankan PPG Bukan Sekadar Sertifikasi, Guru Harus Mampu Menginspirasi
“Ya dari fotonya kan kelihatan akrab banget lah. Kemudian jangan sampai ada yang memecah belah atau kemudian seolah-olah terlihatnya tidak terlihat akrab,” kata Puan.
Pertemuan Prabowo dan Megawati tersebut memang mendapat perhatian karena keduanya merupakan tokoh politik nasional.
Artikel Terkait
Abdul Mu'ti Tekankan PPG Bukan Sekadar Sertifikasi, Guru Harus Mampu Menginspirasi
Korban Dugaan Keracunan Makanan di Batang Ditangani, Gibran Minta Investigasi Tuntas
52 Juta Peserta Tidak Aktif, BPJS Kesehatan Dorong Peningkatan Pembayaran Iuran
172 Peserta PPDS Unair Alami Mual dan Muntah, Sampel Makanan Diperiksa
Sambo Diperiksa soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Tapi Belom Tentu Penghuninya