Dengan demikian, siapa pun yang terseret dalam perkara tersebut harus diperlakukan berdasarkan fakta dan bukti, bukan karena jabatan, kedekatan, atau siapa yang paling terkenal.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa penegakan hukum harus berjalan secara profesional dan transparan. Soliditas institusi penting, tetapi bukan berarti menutup mata terhadap proses hukum.
Sebab, Polri yang kuat bukan hanya terlihat kompak di dalam, tetapi juga mampu menjaga kepercayaan masyarakat di luar.
Jangan sampai masyarakat menunggu pelayanan, sementara internal sibuk mengurus persoalan sendiri. ***
Artikel Terkait
Rekrutmen TNI AD 2027 Dibuka, Modalnya Semangat Bukan Uang Pelicin
Bayern Muenchen Tundukkan Atletico Madrid 2-0, Lennart Karl dan Konrad Laimer Jadi Penentu Kemenangan
Trump Bakal Setop Bantuan Militer untuk Israel pada 2026, Netanyahu Justru Disebut Ingin Lepas dari Ketergantungan AS
Ada Apa Ini? Prabowo Minta Kapolri Cari Si Tukang Sadap
Abdul El-Sayed Cetak Sejarah, Muslim Pertama yang Terpilih Menjadi Senator AS