Beritaidn.com - Rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menghentikan bantuan militer tahunan kepada Israel pada akhir 2026 mengejutkan sejumlah pejabat militer dan pertahanan di Tel Aviv.
Keputusan tersebut dinilai tidak terduga karena selama ini kedua negara masih menjalin komunikasi rutin terkait kerja sama pertahanan.
Keterkejutan itu dilaporkan oleh badan penyiaran Israel, Kan, pada Selasa.
Seorang pejabat pertahanan Israel mengatakan pihaknya sama sekali tidak memperkirakan Trump akan menyampaikan rencana penghentian bantuan tersebut.
"Kami sama sekali tak menyangka akan pernyataan tersebut. Kami terus menjalin dialog rutin dengan pihak AS, dan bisa dikatakan kami terkejut," kata pejabat tersebut.
Ia menambahkan, pemerintah dan kalangan pertahanan Israel masih mempelajari dampak dari keputusan yang disampaikan Trump.
Menurutnya, konsekuensi kebijakan itu bahkan belum disampaikan secara resmi kepada organisasi-organisasi terkait di Israel.
Sebelumnya, Trump mengungkapkan rencana Washington untuk memangkas bantuan militer tahunan kepada Israel hingga sekitar 4 miliar dolar AS pada akhir 2026.
Baca Juga: Waduh, Istana Diduga Diintip! Mantan Kapolri Ikut Terseret Kasus Sadap
Ia menyebut langkah tersebut sejalan dengan permintaan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Keinginan untuk mengurangi ketergantungan militer terhadap Amerika Serikat memang pernah disampaikan Netanyahu kepada Trump.
Pada Juli lalu, pemimpin Israel tersebut mengungkapkan harapannya agar negaranya dapat menghilangkan ketergantungan terhadap bantuan militer Washington secara bertahap.
Pernyataan Trump mengenai rencana penghentian bantuan itu muncul menjelang pemilihan sela di Amerika Serikat.