pendidikan

Layani 45 Ribu Siswa, Pemerintah Targetkan Sekolah Rakyat Hadir di Setiap Kabupaten dan Kota

Kamis, 5 November 2026 | 15:14 WIB
Layani 45 Ribu Siswa, Pemerintah Targetkan Sekolah Rakyat Hadir di Setiap Kabupaten dan Kota (ilustrasi/Beritaidn.com)

Baca Juga: Haaland Jadi Penyelamat, Manchester City Taklukkan Leipzig 3-2 di Liga Champions

Oleh karena itu, diperlukan tenaga pendukung yang mampu menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Kemensos membekali 800 SDM Sekolah Rakyat dari tiga unsur, yakni tenaga manajemen kasus, satuan pengamanan, dan pengelola Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Pembekalan tersebut disampaikan di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Penguatan tenaga manajemen kasus diperlukan untuk membantu menangani berbagai persoalan yang dialami siswa selama mengikuti pendidikan.

Sementara itu, satuan pengamanan bertugas mendukung keamanan lingkungan sekolah, sedangkan pengelola Dapodik memastikan data pendidikan siswa tercatat dan diperbarui sesuai kondisi sebenarnya.

Baca Juga: Menjelajahi Keindahan Bawah Laut Pulau Rubiah, Surga Snorkeling di Sabang

Menurut Gus Ipul, para siswa Sekolah Rakyat berasal dari keluarga yang masuk kelompok kesejahteraan desil satu dan dua.

Mereka memiliki latar belakang sosial dan pendidikan yang berbeda-beda sehingga membutuhkan pendekatan khusus.

Penerimaan siswa juga tidak menggunakan tes akademik. Sebagian anak yang diterima bahkan pernah mengalami putus sekolah selama beberapa tahun sehingga memerlukan penyesuaian dalam mengikuti kegiatan pendidikan dan kehidupan berasrama.

Gus Ipul menyebut masa adaptasi siswa umumnya berlangsung selama satu hingga enam bulan pertama.

Baca Juga: SM Entertainment Siapkan Comeback Besar pada Awal 2027, Seulgi hingga RIIZE Masuk Daftar

Mereka harus membiasakan diri dengan jadwal kegiatan harian, mulai dari bangun tidur hingga kembali beristirahat.

Karena itu, seluruh tenaga Sekolah Rakyat, termasuk kepala sekolah, guru, wali asrama, wali asuh, petugas keamanan, dan pengelola data, diminta bekerja secara disiplin serta mematuhi kode etik.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM harus berjalan beriringan dengan perbaikan tata kelola.

Dengan demikian, pengembangan infrastruktur tidak hanya menambah kapasitas penerimaan siswa, tetapi juga didukung pelayanan pendidikan dan pendampingan yang memadai.

Halaman:

Tags

Terkini