Adapun gelombang yang lebih tinggi, yakni 2,5 hingga 4 meter, berpotensi terjadi di Samudera Hindia bagian barat Aceh hingga Lampung.
Potensi gelombang dengan ketinggian serupa juga terdapat di perairan sebelah selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur.
Kondisi gelombang tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat yang melakukan aktivitas di laut.
Baca Juga: Polres Jakpus Gagalkan Peredaran 25,2 Kg Sabu Senilai Rp30 Miliar di Depok
Informasi mengenai tinggi gelombang dapat membantu masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut dan nelayan, dalam mempertimbangkan aktivitas mereka berdasarkan kondisi perairan.
Di wilayah daratan, masyarakat juga perlu memperhatikan perubahan cuaca, terutama di daerah yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Meskipun sebagian besar wilayah masih berada dalam periode musim kemarau, hujan tetap dapat terjadi secara lokal.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca yang diperbarui secara berkala.
Dengan mengetahui kondisi cuaca dan gelombang, masyarakat dapat lebih siap menyesuaikan aktivitas sehari-hari dengan keadaan lingkungan.***
Artikel Terkait
Harga Cabai Rawit Naik di 265 Daerah, Tembus Rp199 Ribu per Kilogram
Struktur TNI AD Diperluas, 5 Kodam Baru Disiapkan di Sejumlah Daerah
Polri Kerahkan 5.641 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung
Kebakaran Gunung Kawi Meluas hingga 1.534 Hektare, Petugas Terus Memantau
Jangan Keburu Percaya, Harga BBM Pertamina 21 September Masih Tetap