Jumat, 30 Oktober 2026

Selain Pasang Laut, Gelombang hingga 3 Meter Mengintai Perairan Bali

Photo Author
Glowor, Beritaidn.com
- Rabu, 23 September 2026 | 13:09 WIB
Beritaonline.co - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengingatkan masyarakat mengenai sejumlah kondisi maritim yang perlu diperhatikan di Bali. (Beritaonline.co - ilustrasi)
Beritaonline.co - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengingatkan masyarakat mengenai sejumlah kondisi maritim yang perlu diperhatikan di Bali. (Beritaonline.co - ilustrasi)

BBMKG Denpasar juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang setinggi dua meter atau lebih di bagian selatan Selat Bali, Selat Badung, Selat Lombok, dan perairan selatan Bali.

Kondisi tersebut juga perlu menjadi perhatian bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan wisata pantai.

Sejumlah pantai yang menjadi tujuan wisata di Bali diprakirakan mengalami gelombang dengan ketinggian berbeda-beda.

Baca Juga: Duit Bertanda Tangan Purbaya Diburu Warga, BI Tegaskan Tetap Sah

Di kawasan Nusa Dua, ketinggian gelombang diprakirakan mencapai 2 meter. Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Sanur dengan tinggi gelombang hingga 2 meter.

Sementara itu, Kuta diprakirakan memiliki gelombang hingga 1,25 meter dan Tanah Lot hingga 1,5 meter.

BBMKG mengingatkan bahwa informasi mengenai cuaca dan kondisi laut dapat berubah sesuai perkembangan terbaru.

Karena itu, masyarakat disarankan tidak hanya mengandalkan informasi sebelumnya, tetapi terus memantau pembaruan dari sumber resmi.

Baca Juga: Kasus Siber Lintas Negara Bergulir di PN Surabaya, Tiga WNI Minta Dibebaskan

Informasi cuaca maritim dapat diperoleh melalui situs BBMKG Wilayah III Denpasar dan layanan maritim BMKG.

Masyarakat juga dapat mengikuti kanal Instagram BBMKG Bali atau menggunakan aplikasi Info BMKG.

Kewaspadaan menjadi penting terutama bagi masyarakat yang melakukan aktivitas langsung di laut maupun kawasan pesisir.

Nelayan, pekerja pelabuhan, pelaku usaha pesisir, wisatawan, dan warga yang tinggal di sekitar pantai perlu memperhatikan kondisi gelombang dan pasang sebelum melakukan kegiatan.

Dengan memahami prakiraan dan mengikuti informasi resmi, masyarakat dapat mengantisipasi potensi gangguan aktivitas akibat pasang air laut maupun gelombang tinggi di sejumlah wilayah Bali.***

 

Traktir kopi Dukung Jurnalisme Terus Berkarya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Glowor

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X