Jumat, 30 Oktober 2026

BGN Hentikan Sementara SPPG Tanjungsari 1 Tulungagung Usai 198 Siswa dan Guru Alami Gangguan Pencernaan

Photo Author
Glowor, Beritaidn.com
- Sabtu, 26 September 2026 | 20:13 WIB
BGN Hentikan Sementara SPPG Tanjungsari 1 Tulungagung Usai 198 Siswa dan Guru Alami Gangguan Pencernaan (ilustrasi/Beritaonline.co)
BGN Hentikan Sementara SPPG Tanjungsari 1 Tulungagung Usai 198 Siswa dan Guru Alami Gangguan Pencernaan (ilustrasi/Beritaonline.co)

 

Beritaonline.co - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjungsari 1, Tulungagung, Jawa Timur, selama 20 hari.

Penghentian tersebut dilakukan setelah 198 siswa dan guru SMKN 1 Boyolangu dilaporkan mengalami gangguan pencernaan setelah menerima makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Koordinator Wilayah BGN Tulungagung Habibi mengatakan penghentian sementara merupakan langkah evaluasi sekaligus pembinaan untuk memastikan seluruh prosedur operasional layanan MBG berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Saat ini operasional SPPG Tanjungsari 1 sudah dihentikan sementara. Tidak ada lagi aktivitas produksi maupun distribusi MBG selama masa pembinaan,” kata Habibi di Tulungagung, Sabtu.

Baca Juga: Indonesia Hormati Pengampunan Mutlak Filipina untuk Mary Jane Veloso, Tanggung Jawab Kini Beralih ke Manila

Keputusan tersebut diambil setelah BGN menerima laporan mengenai gangguan pencernaan yang dialami penerima manfaat MBG di SMKN 1 Boyolangu.

Selama masa penghentian, tidak ada kegiatan produksi maupun distribusi makanan dari SPPG Tanjungsari 1.

BGN akan memanfaatkan masa pembinaan untuk melakukan perbaikan terhadap standar operasional prosedur (SOP).

Evaluasi mencakup berbagai tahapan pelayanan, mulai dari proses produksi, pengolahan bahan makanan, hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.

Baca Juga: Layanan Pengundangan Badan Hukum Diintegrasikan, Kemenkum Dorong Administrasi Lebih Cepat dan Transparan

Menurut Habibi, monitoring dan evaluasi juga telah dilakukan terhadap dapur SPPG Tanjungsari 1.

Langkah tersebut bertujuan mengidentifikasi berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi kualitas layanan makanan yang diberikan kepada siswa dan guru.

Salah satu bagian yang turut menjadi perhatian adalah komposisi menu yang disajikan pada saat kejadian. Menu MBG ketika itu terdiri atas ayam bakar, sambal, dan buah anggur.

Habibi mengatakan kombinasi makanan tersebut berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan pada sebagian orang dengan kondisi kesehatan tertentu atau memiliki sensitivitas terhadap jenis makanan tertentu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Glowor

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X