Baca Juga: Harvest Moon Hiasi Langit Malam 26 September 2026, Ini Waktu Terbaik untuk Mengamatinya
Karena itu, penyusunan menu akan turut dievaluasi agar aspek keamanan dan kesesuaian konsumsi lebih diperhatikan.
“Menu seperti itu berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan pada orang dengan kondisi kesehatan tertentu. Karena itu kami evaluasi agar penyusunan menu lebih memperhatikan faktor keamanan dan kesesuaian konsumsi,” ujarnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Tulungagung sebelumnya mencatat sebanyak 198 siswa dan guru mengalami keluhan gangguan pencernaan berdasarkan hasil surveilans epidemiologi.
Data tersebut menjadi bagian dari penanganan dan evaluasi atas kejadian yang dilaporkan.
Baca Juga: Lima Pejabat Lapas Cibinong Dinonaktifkan Usai Temuan Fasilitas Mewah
Untuk mengetahui penyebab kejadian secara lebih lanjut, sampel makanan yang dikonsumsi para siswa telah dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya.
Sampel tersebut akan menjalani pengujian laboratorium dan hasilnya diperkirakan dapat diketahui dalam waktu sekitar dua pekan.
BGN menegaskan penghentian sementara SPPG Tanjungsari 1 merupakan langkah pencegahan sekaligus bagian dari upaya pembinaan.
Evaluasi dilakukan agar seluruh tahapan penyediaan makanan dalam program MBG dapat memenuhi standar keamanan dan mutu.
Melalui perbaikan SOP serta hasil pemeriksaan laboratorium, BGN akan mengevaluasi pelaksanaan layanan sebelum operasional SPPG kembali dijalankan.
Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga kualitas program MBG sehingga makanan yang diberikan kepada peserta didik tetap aman dan memberikan manfaat sesuai tujuan program.***
Artikel Terkait
Bikin Gampang Warga, ETLE Satu Atap Diaktifkan di Samsat Polda Metro Jaya
Ulah Iseng Taruh Batu di Rel Kereta, Ancaman Penjara Sampai 15 Tahun!
Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Basarnas Tegaskan Pencarian Bukan Berarti Berhenti
Lapas Ngaseman Punya PRIMKOPASINDO, Bayar Belanja Nggak Lagi Pakai Cash
Sebelum Jadi Pulau Penjara, Nusakambangan Ternyata Pernah Jadi Monumen Alam