Baca Juga: Bukan Sekadar Rekor, 300 Kilogram Belacan Habang Bangka Selatan Disiapkan Tembus Pasar Internasional
Syafrin juga mengimbau insan pers agar menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sekaligus menjalankan tugas jurnalistik.
Menurutnya, karya jurnalistik seharusnya bukan sekadar ramai dibaca atau bikin orang kepo. Lebih dari itu, berita yang disampaikan kepada masyarakat diharapkan memberikan manfaat dan menyebarkan pesan kebaikan.
Artinya, sebelum tombol kirim ditekan, ada baiknya hati juga ikut diajak mikir. Jangan sampai berita udah tayang, baru kepikiran, "Waduh, tadi gue nulis apaan, ye?"
Pesan mengenai pentingnya kehati-hatian dalam jurnalistik juga disampaikan Ketua PWI DKI Jakarta, Kesit B. Handoyo.
Baca Juga: Sabu, Ekstasi hingga 173 Cartridge Etomidate Disita Polisi, Satu Tersangka Diamankan
Ia mengingatkan para wartawan agar selalu mengedepankan kejujuran, kehati-hatian dan verifikasi atau tabayyun sebelum menyampaikan informasi kepada masyarakat.
"Sampaikan informasi secara benar. Tidak semua hal harus langsung diberitakan tanpa pertimbangan matang, sebab ada dampak yang perlu diperhitungkan. Selalu utamakan prinsip tabayyun," tegas Kesit.
Nasihat ini penting banget, apalagi zaman sekarang berita bisa nyebar lebih cepet daripada kabar tukang gorengan lewat depan rumah.
Begitu informasi muncul, tangan kadang udah gatel pengen langsung bikin berita. Padahal, wartawan kudu tetap melakukan verifikasi supaya informasi yang disampaikan benar dan tidak merugikan pihak lain.
Baca Juga: Asap Karhutla Bisa Perburuk Asma Anak, IDAI Berikan Panduan Perlindungan di Rumah
Prinsip tabayyun menjadi pengingat bahwa kecepatan bukan satu-satunya ukuran dalam jurnalistik. Berita harus akurat, berimbang dan punya manfaat buat masyarakat.
Sementara itu, Ketua PWI Pokja Wali Kota Jakarta Selatan, Joni Matondang, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak serta insan pers yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
Menurut Joni, kegiatan santunan anak yatim menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi antarwartawan dan berbagai pihak.
Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Artikel Terkait
Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Basarnas Tegaskan Pencarian Bukan Berarti Berhenti
Lapas Ngaseman Punya PRIMKOPASINDO, Bayar Belanja Nggak Lagi Pakai Cash
Sebelum Jadi Pulau Penjara, Nusakambangan Ternyata Pernah Jadi Monumen Alam
BGN Hentikan Sementara SPPG Tanjungsari 1 Tulungagung Usai 198 Siswa dan Guru Alami Gangguan Pencernaan
Bukan Sekadar Rekor, 300 Kilogram Belacan Habang Bangka Selatan Disiapkan Tembus Pasar Internasional