Jumat, 30 Oktober 2026

Viral Pegawai SPPG Ejek Korban Keracunan MBG, Berujung Dipecat

Photo Author
Awok, Beritaidn.com
- Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:55 WIB
Viral Pegawai SPPG Ejek Korban Keracunan MBG, Berujung Dipecat (Beritaonline.co - ilustrasi)
Viral Pegawai SPPG Ejek Korban Keracunan MBG, Berujung Dipecat (Beritaonline.co - ilustrasi)

Apalagi, program MBG berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan makanan dan gizi. Karena itu, komunikasi para petugas yang terlibat juga menjadi perhatian publik.

Persoalannya bukan sekadar soal bercanda atau tidak bercanda. Ketika yang menjadi bahan candaan adalah orang yang sedang mengalami masalah kesehatan, publik tentu bisa merasa keberatan.

Setelah video tersebut viral dan menuai kecaman, SPPG Galang Barat 2 kemudian angkat bicara melalui kolom komentar di akun TikTok resminya.

Dua pegawai yang terlibat dalam video tersebut diketahui telah dikenai tindakan berupa pemecatan.

Baca Juga: Zaman Makin Canggih, Tawuran Diduga Dimobilisasi Lewat Instagram, 3 Pelajar Diperiksa Polisi

Keduanya juga telah menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada masyarakat, khususnya kepada korban dan keluarga yang terdampak.

Dalam klarifikasinya, kedua pegawai tersebut mengakui bahwa tindakan mereka tidak pantas dilakukan.

Mereka menyadari posisi sebagai relawan seharusnya membuat mereka lebih berhati-hati dalam berbicara, terlebih ketika menyangkut anak-anak dan keluarga yang menjadi penerima manfaat MBG.

“Kami ingin meminta maaf, tindakan tersebut tidaklah pantas terlebih posisi kami sebagai relawan yang seharusnya menjaga perasaan korban,” jelas kedua pegawai SPPG tersebut.

Video klarifikasi dan permintaan maaf itu kemudian diunggah melalui akun TikTok resmi SPPG Galang Barat 2.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi MBG Masuk Babak Baru, 6 Tersangka Segera Disidang

Kasus ini menjadi pengingat bahwa media sosial memang tempat berbagi konten, tetapi bukan berarti semua hal layak dijadikan bahan candaan.

Apalagi bagi orang yang bekerja dalam pelayanan publik. Setiap ucapan bisa direkam, dipotong, dibagikan, lalu menyebar ke mana-mana.

Sekali masuk internet, jejaknya bisa lebih panjang daripada antrean komentar netizen.

Di sisi lain, klarifikasi dan permintaan maaf menjadi bagian dari respons setelah video tersebut menuai sorotan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Awok

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X