Jumat, 30 Oktober 2026

Warga Tak Pesan Parfum, Eh Malah Dapat Paket Bau Limbah Kotoran Sapi

Photo Author
Awok, Beritaidn.com
- Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:33 WIB
Rumah Warga Tlekung Kalah Wangi, Bau Limbah Malah Jadi Juara Bertahan (Beritaonline.co - ilustrasi)
Rumah Warga Tlekung Kalah Wangi, Bau Limbah Malah Jadi Juara Bertahan (Beritaonline.co - ilustrasi)

Baca Juga: Hari Kesaktian Pancasila, Prabowo Pimpin Upacara di Monumen Pancasila Sakti

Ketika limbah meluap, alirannya berpotensi bergerak menuju saluran yang lebih rendah dan melintas di depan rumah warga.

Karena itu, Kharisma bersama keluarga berharap persoalan tersebut bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Kharisma mengatakan aroma dari lokasi limbah bisa masuk langsung ke dalam rumah, terutama ketika angin bergerak dari arah lokasi tumpukan limbah.

“Pantesan baunya luar biasa. Ternyata tumpukan kotoran sapi pas di atas samping rumah saya. Dibendung pakai parit cor, jadi numpuk seperti lautan. Kalau meluap, alirannya lewat depan rumah saya,” keluh Kharisma saat dihubungi Beritaonline.co.

Baca Juga: Malaysia Naik Kelas! Paspor Negeri Jiran Duduk di Posisi 2 Dunia

Menurutnya, persoalan tersebut sudah berlangsung cukup lama. Selama sekitar lima tahun, bau limbah menjadi bagian dari keseharian warga yang terdampak.

Kalau biasanya orang bangun pagi disambut aroma kopi, warga di sekitar lokasi justru harus bersiap menghadapi aroma yang datang tanpa mengetuk pintu.

Namun, persoalan ini diharapkan tidak berujung pada saling menyalahkan. Warga ingin ada solusi yang bisa memperhatikan kepentingan semua pihak.

Karena merasa terganggu dan menduga adanya persoalan pencemaran lingkungan serta gangguan terhadap ketertiban umum, Kharisma kemudian melaporkan masalah tersebut kepada Satreskrim Polres Batu.

Baca Juga: Awas Jangan Berlente-Lente di Jalan Surabaya, Tilang Manual Balik Lagi!

Respons pun dilakukan. Satreskrim Polres Batu bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu mendatangi lokasi.

Petugas kemudian mengambil sampel limbah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Alhamdulillah, Satreskrim Polres Batu telah merespon dengan mendatangi ke lokasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu dengan mengambil sampel yang hasilnya keluar selama 10 hari,” ungkap Kharisma.

Pengambilan sampel tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran secara objektif mengenai kondisi limbah di lokasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Awok

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X