Jumat, 30 Oktober 2026

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Siswa Pekanbaru Belajar dari Rumah

Photo Author
Glowor, Beritaidn.com
- Selasa, 6 Oktober 2026 | 11:49 WIB
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Siswa Pekanbaru Belajar dari Rumah (ilustrasi/Beritaonline.co)
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Siswa Pekanbaru Belajar dari Rumah (ilustrasi/Beritaonline.co)

Tidak semua satuan pendidikan memiliki akses listrik dan jaringan internet yang memadai sehingga proses belajar tetap harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah.

Baca Juga: TNI adalah Tentara Rakyat, Bukan Tentara yang Merasa Paling Hebat

Untuk sekolah yang mengalami kendala teknis tersebut, pembelajaran dapat dialihkan menggunakan modul tertulis. Guru kemudian memberikan tugas mandiri yang dapat dikerjakan siswa dari rumah.

Dengan mekanisme tersebut, kegiatan pendidikan tetap dapat berlangsung tanpa mengharuskan siswa datang ke sekolah dan terpapar kondisi udara yang sedang tidak sehat.

Penyesuaian ini juga memungkinkan proses belajar tetap berjalan meskipun sarana pembelajaran daring tidak tersedia secara optimal.

Di sisi lain, kondisi kabut asap di sejumlah wilayah Riau masih menjadi perhatian.

Baca Juga: Klaster Mewah di Lapas Cibinong Terbongkar, Kalapas Nonaktif Kena Sanksi Berat

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal menyebut beberapa daerah masih diselimuti kabut asap.

Edy mengatakan kabut asap tersebut diduga berasal dari asap kiriman dari provinsi lain.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, saat ini tidak ditemukan titik api di wilayah Riau. Namun, sejumlah titik api dilaporkan terdapat di Sumatera Selatan.

“Asap kiriman, karena di Riau nihil titik api. Sementara di Sumsel banyak dilaporkan titik api,” ujarnya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat kualitas udara di wilayah Riau masih perlu mendapat perhatian.

Sementara itu, PJJ di Pekanbaru diberlakukan selama dua hari, yakni 6-7 Oktober 2026, sambil menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan perkembangan kondisi kualitas udara.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Glowor

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X